Selasa, 16 Desember 2025

KALAULAH BUKAN KARENA BANI ISRAIL, MAKA DAGING DAGING SEGAR TIDAK AKAN MEMBUSUK!

KALAULAH BUKAN KARENA BANI ISRAIL, MAKA DAGING DAGING SEGAR TIDAK AKAN MEMBUSUK! 

Ya, itu adalah penggalan hadits Shahih yang diriwayatkan oleh al Imam al Bukhari no. 3330 dan Muslim no. 1470 dari Hadits Abu Hurairah -semoga Allah meridhoinya-. 

Hadits diatas menegaskan bahwa pembusukan daging saat ini Allah takdirkan sebagai akibat kedurhakaan dan pembangkangan Bani Israil.

Adapun bentuk kedurhakaan Bani Israil tersebut adalah bahwa Allah ta‘ala telah memberikan nikmat kepada mereka saat berada di padang pasir (tiih) berupa makanan yang turun setiap hari sesuai kebutuhan mereka, di antaranya adalah daging burung salwa. Mereka diperintahkan untuk tidak menyimpan makanan tersebut, melainkan hanya mengambil sesuai kebutuhan harian mereka. Namun mereka melanggar dan menyelisihi perintah itu. Maka Allah ta‘ala menetapkan sejak saat itu daging menjadi cepat rusak, sebagaimana yang dikenal manusia hingga sekarang.

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dalam Tafsir-nya (1/115) dengan sanadnya dari Qatadah tentang firman Allah “dan salwa”, beliau berkata:

“Salwa adalah sejenis burung yang kemerahan, yang digiring angin selatan kepada mereka. Seseorang dari mereka menyembelih secukupnya untuk kebutuhan sehari. Jika ia melampaui batas, maka daging itu akan rusak dan tidak bertahan. Hingga apabila tiba hari keenam menjelang hari ketujuh (hari ibadah), ia mengambil secukupnya untuk hari keenam dan ketujuh, karena hari ketujuh adalah hari ibadah, mereka tidak keluar dan tidak mencari apa pun.”

Dari pemaparan diatas dapat kita ketahui bahwa mendurhakai dan membangkang terhadap perintah Allah serta terlalu berambisi kepada dunia adalah sebab kehancuran dan kecelakaan. 

Wallahu a'lam

🖋 Abu Ibrahim Yami Cahyanto, Lc