Selasa, 16 Desember 2025

Maka apabila kamu memasuki rumah-rumah (rumah siapa pun) hendaklah kamu memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberkahi lagi mulia.

Waktu baca Qur'an,  melewati sebuah ayat di dalam surat An nur. Tepatnya ayat 61, di potongan ayat terakhir Allah berfirman
فَإِذَا دَخَلْتُم بُيُوتًا فَسَلِّمُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ مُبَٰرَكَةً طَيِّبَةً
Maka apabila kamu memasuki rumah-rumah (rumah siapa pun) hendaklah kamu memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberkahi lagi mulia.

Jadi faidahnya,
Semisal kita masuk ke rumah;
1. Orang lain
2. Rumah sendiri
3. Rumah yg tidak berpenghuni
Maka sunnahnya selain membaca basmalah, adalah mengucapkan salam. Walaupun salam itu ditujukan untuk diri sendiri

وقال الإمام النووى يرحمه الله في كتاب الأذكار: ويستحب إذا دخل بيته أن يسلم وإن لم يكن فيه أحد، وليقل: السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين
Dan Imam an-Nawawi رحمه الله berkata dalam kitab Al-Adzkar:
“Dianjurkan apabila seseorang masuk ke rumahnya untuk mengucapkan salam, meskipun di dalamnya tidak ada seorang pun. Hendaklah ia mengucapkan: ‘((assalamu alainaa wa 'ala ibadillahis shalihiin)). Semoga keselamatan tercurah atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang saleh.’

Syaikh Muhammad bin shalih Al Utsaimin pun mengatakan demikian
أي: قولوا السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين، فإن الملائكة تَرُدُّ عليكم، وإن كان بها أهل فسلموا عليهم).
“Yaitu: ucapkanlah ‘Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahis shaliḥiin’, karena para malaikat akan membalas salam kalian. Dan jika di tempat itu ada penghuninya, maka ucapkanlah salam kepada mereka.”

وإن كانت بيوتًا ليس فيها أحد، الإنسان يُسَلِّم على نفسه يقول: السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين؛ لأن هذا هو السلام الذي عَلَّمه النبي ﷺ أمته أن يسلموا على أنفسهم كما في الصلاة
“Dan jika rumah-rumah itu tidak ada seorang pun di dalamnya, maka seseorang tetap memberi salam kepada dirinya sendiri dengan mengucapkan: ‘Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahis shalihin, karena inilah salam yang diajarkan Nabi ﷺ kepada umatnya untuk diucapkan kepada diri mereka sendiri, sebagaimana salam dalam shalat.”
Ustadz kukuh abu yumna