Karena Aku Mencintainya 🩶
Dikatakan bahwa tidak ada sesuatu yang dapat memotivasi kita untuk melakukan apapun kecuali cinta. Termasuk menuntut ilmu.
Setelah niat mencari ridha Allah dan mengharapkan apa yang Allah berikan kepada ahli ilmu dan penuntut ilmu di akhirat nanti, maka cinta terhadap ilmu adalah motivasi besar agar kita semangat belajar/menuntut ilmu.
Al-Munawi rahimahullah menuturkan:
طالب العلم المتلذذ بفمهه لا يزال يطلب ما يزيد التذاذه، فكلّما طلب ازداد لذة، فهو يطلب نهاية اللذة ولا نهاية لها.
Penuntut ilmu yang merasa nikmat ketika faham ilmu, pasti selalu mencari apa saja yang semakin menjadikannya merasa nikmat, semakin dia berlari mencari maka semakin dia temukan pula kenikmatan tersebut, dia akan terus memburu puncak kenikmatan tersebut walaupun sebenarnya tidak ada puncaknya. [ Faidhul Qadir ]
Ibnul Muqaffa' berwasiat:
حبّب إلى نفسك العلم حتى تلزمه وتألفه، ويكون هو لهوك ولذّتك وسلوتك وبُلغتك.
Jadikan jiwamu mencintai ilmu, agar jiwa tersebut selalu bersama dan nyaman dengan ilmu, sehingga ilmu adalah hiburanmu, kenikmatanmu, kesenanganmu dan bekalmu. [ Al Adab Al Kabir ]
Ibnul Qayyim rahimahullah menyimpulkan:
من ذاق لذة شيء قويت همته في تحصيله
Siapa yang pernah merasakan nikmat dan lezatnya sesuatu maka motivasi untuk mendapatkannya akan semakin kuat. [ Uddatu Shabirin ]
يبلغ العالم في العلم بحسب عشقه له
Seorang alim mencapai tingkat ilmu sesuai kadar bahan bakar cintanya terhadap ilmu. [ Raudhatul Muhibbin ]
Rumus Cinta Ilmu:
Membaca + Menghafal + Menulis + Mengamati + Mendiskusikan + Menerangkan + Mengkaji + Meneliti + Mengkritisi = Semakin memompa cinta seseorang kepada ilmu.
Liburan tetap semangat.