Rabu, 03 Desember 2025

Jangan Meremehkan Doa Orang Yang Terzalimi

Jangan Meremehkan Doa Orang Yang Terzalimi

Ibnu Aqil Al-Hanbali, dalam kitabnya "Al-Funun", menceritakan:

​"Dikisahkan bahwa seorang menteri (wazir) pernah berbuat zalim terhadap seorang pria. 

Pria itu kemudian berkata kepadanya, 'Takutlah kepada Allah! Hentikan kezalimanmu kepadaku, atau aku akan mendoakan keburukan atasmu!'

​Menteri itu menjawab dengan enteng, 'Doakan saja sesukamu!'

​Tidak berselang lama, hanya beberapa hari kemudian, menteri itu ditangkap dan disiksa.

​Maka, pria yang terzalimi itu menulis dua bait syair untuknya:
​Panah-panah malam (doa) tak pernah meleset,
Hanya saja ia punya batas waktu, dan batas waktu itu pasti berakhir.
​Mengapa engkau mengejek doa dan meremehkannya?
Renungkanlah, bagaimana doa kini bekerja padamu.."

​(Dinukil dari 'Adab Ad-Du'a' oleh Ibnu Abdil Hadi hlm. 264, melalui 'Uqud Al-Khanaṣhir' oleh Al-Mutsanna Al-Jarbā' hlm. 88)
ustadz reza