Dulu membantah wahabi. Sekarang pondok beliau jadi wahabi. Ponpesnya ustadz nidlol.
Salah satu keturunan beliau ternyata Alumni Fakultas hadits UIM dan dosen LIPIA Surabaya.
Wafi bin Marzuqi bin Ammar bin Faqih bin Abdul Jabbar Maskumambang. Dilahirkan di Maskumambang, Gresik Jawa Timur.
Pendidikan pertamanya di madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Maskumambang Dukun Gresik, Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren Maskumambang, dan Madrasah Aliyah Khusus di Pondok Pesantren Maskumambang.
Tahun 1997 melanjutkan pendidikannya di Lembaga Ilmu Pendidikan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta, cabang Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud Riyadh di qisim i’dad lughawi. Kuliah khusus bahasa Arab.
Kemudian melanjutkan ke Islamic University in Madinah pada tahun 1999 pada fakultas Hadis dan lulus pada tahun 2003 menyandang gelar Lc, dengan nilai Jayyid Jiddan.
Pada tahun 2004 menjadi pengajar/dosen di Ma’had Umar bin Al-Khattab Surabaya (kampus III UMSIDA) dan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (kampus I UMSIDA) sampai tahun 2017.
Pada tahun 2009 mengambil gelar Magister Pendidikan Islam dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dengan nilai (A-) pada thesisnya yang berjudul: "Metode Pendidikan Islam Pada Zaman Nabi Muhammad SAW."
Penulis mengambil S2 lagi pada Al-Madinah International University Malaysia, mengambil spesialisasi Ilmu Hadis cabang fiqhussunnah di fakultas Al-Ulum Al-Islamiyah. Yang bersangkutan mengambil gelar MA dengan judul Thesis:
"اَلنَّسْخُ فِي السُّنَّةِ وَأَثُرُهُ فِي الْفِقْهِ الْإِسْلَامِيِّ، دِرَاسَةٌ تَطْبِيْقِيَّةٌ عَلَى كِتَابِ الطَّهَارَةِ مِنَ الْكُتُبِ السِّتَّةِ"
"An-Naskhu fi Al-Sunnah wa Atsaruh fi Al-Fiqh Al-Islami, dirasah tathbiiqiyyah ala kitab At-Thahaarah min Al-Kutub Al-Sittah"
Dan mendapat nilai Mumtaz.
Pada tahun 2016 penulis meraih gelar PhD dari Al-Madinah International University dengan judul disertasi:
"مَرْوِيَّاتُ الْفِتَنِ فِي الْكُتُبِ السِّتَّةِ، مَا وَقَعَ مِنْهَا وَمَا لَمْ يَقَعْ، جَمْعٌ