1. Imam Abu Hanfiah
Beliau –rahimahullah- berkata:
من لم يقر أن الله على العرش قد كفر لأن الله تعالى يقول {الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى} وعرشه فوق سبع سموات، فقلت: إنه يقول {عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى} ، ولكن لايدري العرش في السماء أم في الأرض. فقال: إذا أنكر أنه في السماء فقد كفر"
“Siapa yang tidak menetapkan Allah di atas Arsy maka sungguh ia telah kafir , karena Allah berfirman “Ar-Rahman bersmeyam di atas Arsy”, Arsy-Nya ada di atas langit-Nya. Aku berkata (periwayat perkataan ini) berkata: “Sesungguhnya dia meyakini ayat bahwa Allah bersemayam di atas Arsy tapi dia tidak mengetahui Arsy itu di langit atau di bumi, Abu Hanifah berkata: “Jika ia mengingkari bahwa Allah di atas langit maka ia telah kafir.” (Dari al-Fiqh al-Absath dan dikutip oleh imam adz-Dzahabi –rahimahullah dalam al-Arsy: 178)
2. Imam Malik
Beliau –rahimahullah- berkata:
الله في السماء وعلمه في كل مكان
“Allah di atas langit sedangkan ilmunya di semua tempat.” (Dinukil oleh imam Adz-Dzahabi –rahimahullah- dalam al-Arsy: 180)
Mengomentari sanad perkataan imam Malik –rahimahullah- ini, imam Dzahabi –rahimahullah- berkata:
هذا حديث ثابت عن مالك
“Perkataan ini tsabit dari imam Malik –rahimahullah- telah diriwaytkan oleh Abdullah bin Ahmad bin Hanbal dalam kitabnya ar-Rad ‘ala al-Jahmiyah dari Ayahnya (Imam Ahmad bin Hambal) dari Suraij bin Nu’man dari Abdullah bin Nafi’ murid imam Malik –rahimahumullah-.
3. Imam asy-Syafi’i
Imam adz-Dzahabi –rahimahullah- berkata:
وروى الحسن بن هشام البلدي قال: "هذه وصية محمد بن إدريس الشافعي، أوصى أنه يشهد أن لا إله إلا الله، وحده لا شريك له" -وذكر الوصية- إلى أن قال فيها "والقرآن كلام الله غير مخلوق، وأن الله يرى في الآخرة عيانًا، ينظر [إليه] المؤمنون، ويسمعون كلامه، وأنه تعالى فوق العرش" وذكر سائر الوصية
Al-Hasan bin Hisyam al-Baladi –rahimahullah- meriwayatkan, ia berkata: "Ini adalah wasiat Muhammad bin Idris asy-Syafi'I –rahimahullah-. Beliau berwasiat bahwa beliau bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya". -Ia pun menyebutkan isi wasiat tersebut- hingga sampai pada bagian:
"Dan Al-Qur'an adalah kalamullah, bukan makhluk. Sesungguhnya Allah akan dilihat di akhirat secara nyata dengan mata kepala; orang-orang mukmin akan memandang kepada-Nya dan mendengar firman-Nya. Dan sesungguhnya Dia Ta'ala berada di atas Arsy." —ia pun menyebutkan sisa wasiat tersebut hingga selesai. ( Al-Arsy: 227)
4. Imam Ahmad bin Hanbal
Imam adz-Dzahabi –rahimahullah- berkata:
وقال الإمام أحمد بن حنبل رحمه الله في كتاب الرد على الجهمية مما جمعه ورواه عبد الله ابنه عنه: "باب بيان ما أنكرت الجهمية أن يكون الله على العرش"، قلت لهم: أنكرتم أن يكون الله على العرش
“Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahullah- berkata dalam kitab Ar-Radd 'ala al-Jahmiyyah (Bantahan terhadap Kaum Jahmiyyah), di antara bagian yang dikumpulkan dan diriwayatkan oleh Abdullah, putranya, dari beliau:
"Bab Penjelasan Mengenai Apa yang Diingkari oleh Kaum Jahmiyyah bahwa Allah Berada di Atas Arsy." Aku [Imam Ahmad] berkata kepada mereka: "Kalian telah mengingkari bahwa Allah berada di atas Arsy." (al-Arsy: 249)
Inilah akidah imam 4 semoga Allah merahmati mereka semua, akidah mereka sebagaimana akidah murid-murid mereka. akidah imam Syafi’I sama dengan akidah muridnya yaitu imam al-Muzani bahwa Allah di atas langit.
Maka menjauhlah dari kaum Jahmyah gaya baru yang mengingkari Allah di atas Arsy.