قال وهب بن منبه لرجل من جلسائه
"ألا أعلمك طبا لا يتعابا الأطباء فيه، وفقها لا يتعابا
الفقهاء فيه وحلما لا يتعابا الحلماء فيه ؟"
قالوا: بلى يا أبا عبد الله
قال:
"أما الطب الذي لا يتعابا الأطباء فيه فلا تأكل طعاما إلا سميت الله عز وجل على أوله وحمدته على آخره.
وأما الفقه الذي لا يتعابا الفقهاء فيه فإن سئلت عن
شيء عندك فيه علم وإلا فقل لا أدري.
وأما الحلم الذي لا يتعابا الحلماء فيه فأكثر الصمت إلا
أن تسأل عن شيء."
الزهد للإمام أحمد رقم ٢١٩٤
Wahb bin Munabbih berkata kepada salah seorang rekan duduknya:
"Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah ilmu kedokteran yang tidak akan membuat para dokter merasa lelah (sulit), sebuah ilmu fikih yang tidak akan membuat para pakar fikih merasa lelah, dan sebuah sifat santun (hilm) yang tidak akan membuat orang-orang santun merasa lelah?"
Mereka menjawab: "Tentu, wahai Abu Abdullah."
Beliau berkata:
Ilmu Kedokteran yang tidak membuat para dokter lelah adalah: Janganlah engkau menyantap makanan kecuali engkau menyebut nama Allah (Bismillah) di awalnya dan memuji-Nya (Alhamdulillah) di akhirnya.
Ilmu Fikih yang tidak membuat para pakar fikih lelah adalah: Jika engkau ditanya tentang sesuatu yang engkau miliki ilmunya (jawablah), jika tidak maka katakanlah: "Aku tidak tahu."
Sifat Santun (Hilm) yang tidak membuat orang-orang santun lelah adalah: Perbanyaklah diam, kecuali jika engkau ditanya tentang sesuatu.
(Kitab Az-Zuhd karya Imam Ahmad, No. 2194)