Ustadz noor akhmad setiawan
blog ini berisikan kumpulan faedah faedah ilmu yang sangat bermanfaat kepada diri saya pribadi
Selasa, 23 Desember 2025
hidup di lingkungan heterogen
Biasanya yang ribut-ribut di media sosial itu text book minded dan tidak pernah merasakan tantangan nyata di lapangan, dan tidak pernah kerja di dunia yang heterogen. Dulu saya memutuskan untuk tidak tinggal di lingkungan pondok salah satunya supaya saya bisa merasakan lingkungan heterogen dan bagaimana dapat survive dan bermanfaat bagi berbagai macam manusia. Bahkan saya punya kebiasaan "membuka peluang baru", yakni ketika yayasan dan organisasi sudah jalan dengan baik saya cenderung cari-cari yang lain yang belum bagus, baik urusan agama maupun urusan dunia. Dalam urusan dunia saya banyak aktif di berbagai asosiasi dengan latar belakang yang berbeda, spesialis menginisiasi program studi baru dan menghantar sampai siap jalan, senang diskusi dengan latar belakang ilmu yang berbeda dan cara pandang berbeda. Dalam dakwah juga begitu, ketika yayasan atau organisasi sudah mateng saya cenderung cari-cari yang belum tersentuh, walau berbeda banget latar belakang pun. Pelajaran yang saya dapatkan: tidak mudah memisahkan urusan dunia dengan urusan agama dalam realita di lapangan, contoh dalam hal pendidikan umum, dalam hal kemanusiaan, dalam hal bersama-sama membangun Indonesia, dst. Akhirnya berlomba-lomba memberikan kemanfaatan dengan saling memahami perbedaan dan batas-batas sesuai ajaran masing-masing lebih masuk akal dibandingkan ribut-ribut yang menghabiskan banyak energi. Btw, saya pernah merasakan perihnya tahdzir-tahdziran tahun 90 an yang meninggalkan banyak luka dan mafsadat dalam dakwah, ternyata solusinya adalah cuekin, dan dakwah jalan terus, salah satunya ya YPIA dan PM saat ini, dan insya ALLAH KIPMI juga akan berjalan dengan baik, dan juga organisasi dan yayasan lain yang sedang kami kembangkan. Mohon doanya.