Ikut pemerintah setempat menurut Al Albani adalah solusi sementara bukan pilihan ideal.
نحن نفتي في مثل هذه القضية أن كل بلد يجب أن يصوم لصيام أهل البلد لأننا نقول على الرغم من أن الراجح عندنا قوله عليه السلام: ( صوموا لرؤيته ) وأن هذا الخطاب موجه للأمة كلها، وأننا لا نقيم وزنا تبعا لكثير من أهل العلم لاختلاف المطالع لأن اختلاف المطالع هذه قضية أولا جغرافية والإسلام لا يحض المسلمين على أن يحكموا في عبادتهم علما من هذه العلوم كما أشار إلى ذلك بقوله عليه السلام في الحديث المعروف: ( نحن أمة أمية لا نكتب ولا نحسب الشهر هكذا وهكذا وهكذا، تسعا و عشرين أوثلاثين ) فمع اعتقادنا بأنه يجب على العالم الإسلامي أن يصوموا برؤية بلد واحد ولكن مع الأسف الحكومات الإسلامية متفرقة أشد التفرق وهذا الحكم من ذاك التفرق، فلريثما يجتمع المسلمون بحكامهم على تطبيق هذا الحديث على عمومه و شموله فنحن نرى ... من باب دفع المفسدة الكبرى بالصورة قلنا أخف الشرين أن يصوم أهل البلد الواحد مع إعلان المسؤولين الصيام في بلدهم لأنه يكفينا اختلاف الشعوب العربية فلا نريد أن نزيد اختلافا على اختلاف وهو اختلاف الشعب الواحد نفسه وقد ينقسم إلى ثلاث أقسام.
Dalam kasus seperti itu, kami berfatwa bahwa setiap negara harus berpuasa mengikuti puasa penduduk negrinya mading masing.
Fatwa ini saya sampaikan, meskipun kami menganggap sabda Nabi shallallahu alai wa sallam
( صوموا لرؤيته )
"Berpuasalah ketika kalian melihatnya (hilal)," sebagai yang paling otoritatif/rajih/kuat dan bahwa pernyataan ini ditujukan kepada seluruh umat Muslim. kami tidak memperhitungkan untuk mengikuti pendapat banyak ulama dalam hal perbedaan mathla' bulan, karena perbedaan mathla' adalan masalah geografis, dan Islam tidak mendorong umat Muslim untuk mendasarkan ibadah mereka pada ilmu-ilmu seperti itu, sebagaimana ditunjukkan oleh sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam hadits yang terkenal:
نحن أمة أمية لا نكتب ولا نحسب الشهر هكذا وهكذا وهكذا، تسعا و عشرين أوثلاثين
"Kami adalah umat yang buta huruf; kami tidak mahir menulis dan tidak menghitung. Bulan itu seperti ini, seperti ini, seperti ini, seperti ini—dua puluh sembilan atau tiga puluh hari."
Meskipun kami percaya bahwa dunia islam seharusnya berpuasa mengikuti penampakan bulan sabit /ru'yatul hilal di satu negara saja.
Namun demikian, sayangnya, pemerintah pemerintah muslim terpecah belah, dan fatwa tentang hukum masalah ini turunan dari perpecahan tersebut.
Karena itu, sambil menanti umat Islam dan para penguasa mereka bersatu untuk menerapkan hadits ini secara utuh dan menyeluruh......kami fatwakan: Untuk mencegah kerusakan yang lebih besar, maki kami mengatakan bahwa kerusakan yang lebih kecil adalah bagi penduduk setiap negara untuk berpuasa, bersama pemerintah setempat, sesuai pengumuman di negara mereka, karena perbedaan di antara bangsa-bangsa Arab sudah cukup bagi kami, dan kami tidak ingin menambah perbedaan, yaitu perbedaan di antara bangsa yang sama, yang mungkin terbagi menjadi tiga golongan.
https://www.al-albany.com/audios/content/7837/%D8%AA%D9%83%D9%84%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D9%8A%D8%AE-%D8%B9%D9%86-%D8%A7%D8%AE%D8%AA%D9%84%D8%A7%D9%81-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D8%A7%D9%84%D8%B9-%D9%88-%D8%A3%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D9%84%D8%B9-%D9%88%D8%A7%D8%AD%D8%AF-%D9%84%D8%AC%D9%85%D9%8A%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D9%84%D9%85%D9%8A%D9%86
So, mengakomodir perbedaan penetapan ied dan puasa bukan kondisi ideal, namun solusi antara atau pilihan darurat.....kok bisa bisanya menjadi prinsip agama dan standar kualitas agama seseorang....
Al hamdulillah negara kita memahami bahwa memaksakan kehendak beried dan berpuasa serentak dapat menimbulkan gejolak dan kekacauan yang lebih besar, maka pemerintah membiarkan adanya perbedaan penetapan, dan memilih fokus pada himbauan dan upaya meminimalis gesekan antara elemen masyarakat.
Nyebelin banget ya, disuruh diam malah semakin dibuka dan diungkap....nyebelin banget ih.
https://www.al-albany.com/audios/content/7837/%D8%AA%D9%83%D9%84%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%B4%D9%8A%D8%AE-%D8%B9%D9%86-%D8%A7%D8%AE%D8%AA%D9%84%D8%A7%D9%81-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D8%A7%D9%84%D8%B9-%D9%88-%D8%A3%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B7%D9%84%D8%B9-%D9%88%D8%A7%D8%AD%D8%AF-%D9%84%D8%AC%D9%85%D9%8A%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D9%84%D9%85%D9%8A%D9%86?fbclid=IwdGRjcAQrLINjbGNrBCssfGV4dG4DYWVtAjExAHNydGMGYXBwX2lkDDM1MDY4NTUzMTcyOAABHoSyfpowtPbyVNrKPIMv5x0-XTKVTGT_NkGGSwY97Gb3YjSm9ISs1DvpCHd3_aem_Uy0VktyuUCib0gWe4wMkBQ
https://www.facebook.com/share/1BzxdQUFEj/