Jumat, 04 Juli 2025

Merapikan Jenggot

[ Merapikan Jenggot ]

Dulu melihat guru kami di Jagalan jenggotnya rapi. Melihat gurunya guru kami yaitu Syaikh Khalid Musleh hafizhahumullah, malah lebih rapi lagi jenggotnya. Sebagai orang yang jenggotnya jarang² saya cuma ๐Ÿ˜€

Terkait ini Syaikh Khalid Musleh punya jawaban. 

ุงู„ุชุฎููŠู ุฏุฑุฌุงุช، ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ ู…ู† ูŠุฃุฎุฐ ู…ุง ูŠุดุจู‡ ุงู„ุญู„ู‚، ูˆูŠุณู…ูŠู‡ ุชุฎููŠูًุง، ู„ูƒู† ุงู„ุฐูŠ ู†ุชูƒู„ู… ุนู†ู‡ ู…ู† ุงู„ุชุฎููŠู، ู‡ูˆ ู…ุง ู„ุง ูŠุฎุฑุฌ ุนู† ุญุฏ ุงู„ุฅุนูุงุก، ู‡ูˆ ุฌุงุฆุฒ. ุงู„ุชุฎููŠู ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ูŠุฎุฑุฌ ุนู† ุญุฏ ุงู„ุฅุนูุงุก، ูˆุญุฏ ุงู„ุฅุนูุงุก ู…ุง ุฐูƒุฑู‡ ุจุนุถ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ู…ู† ุฃู†ู‡ ู…ู† ูƒุงู†ุช ู„ุญูŠุชู‡ ุทูˆูŠู„ุฉ، ูˆุงูุฑุฉ، ูู„ู‡ ุฃู† ูŠุชุฑูƒ ู…ุง ุฏูˆู† ุงู„ู‚ุจุถุฉ، ูˆุงู„ุตูˆุงุจ ุฃู† ุฏูˆู† ุงู„ู‚ุจุถุฉ، ู„ูŠุณ ุญุฏًّุง ู…ูˆู‚ูˆูًุง ุนู„ูŠู‡ ุจู†ุต ู…ู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ุฅู†ู…ุง ู‡ูˆ ุจุงุฌุชู‡ุงุฏ ุจุนุถ ุงู„ุตุญุงุจุฉ؛ ูƒู…ุง ุฌุงุก ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ ูˆุฌุงุก ุฃูŠุถًุง ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ، ุฃู†ู‡ ูƒุงู† ุฅุฐุง ุญุฌ ุฃูˆ ุงุนุชู…ุฑ، ุฃุฎุฐ ู…ู† ู„ุญูŠุชู‡ ู…ุง ุฌุงูˆุฒ ุงู„ู‚ุจุถุฉ. ู‡ุฐุง ูุนู„ ู…ู†ู‡ู… ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…، ู„ูƒู† ู‡ุฐุง ู„ุง ูŠุนู†ู‰ ุฃู†ู‡ ู„ูˆ ูƒุงู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู‚ุฏ ุฃุฎุฐ ู…ุง ุฏูˆู† ุงู„ู‚ุจุถุฉ، ูุฅู†ู‡ ูŠูƒูˆู† ุจู‡ุฐุง ู‚ุฏ ุฎุฑุฌ ุนู† ุงู„ุณู†ุฉ، ุฃูˆ ุนู† ุงู„ุฅุนูุงุก

"Ada beberapa tingkatan merapikan jenggot. Ada yang mengartikan mirip dengan bercukur dan menyebutnya sebagai merapikan jenggot, tetapi yang kita bicarakan sebagai merapikan ini adalah sesuatu yang masih dalam batas menumbuhkan jenggot (artinya bukan mencukur habis -pen), dan ini diperbolehkan. Merapikan yang masih dalam batas menumbuhkan, yaitu batas menumbuhkan itulah yang telah disebutkan oleh sebagian ulama, bahwa barangsiapa yang memiliki jenggot yang panjang dan lebat, maka ia boleh membiarkan segenggam darinya. Pendapat yang benar adalah bahwa segenggam bukanlah batas yang ditetapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, akan tetapi hal itu adalah karena ijtihad sebagian sahabat. Diriwayatkan dari Ibnu Umar dan dari Abu Hurairah bahwa apabila beliau menunaikan ibadah haji dan umrah, beliau memotong jenggotnya kecuali segenggam. Hal ini termasuk perbuatan mereka, radhiyallahu 'anhum. Akan tetapi, bukan berarti jika seseorang mengambil lebih dari segenggam, maka ia telah keluar dari sunnah atau keluar dari batas menumbuhkan."

Wallahu a'lam. Kaidah ini menurut saya bisa dipakai untuk membedakan antara merapikan jenggot dan memangkas habis jenggot. 

(Ditulis oleh orang yang jenggotnya tidak pernah dipotong pun tidak panjang juga)
Ustadz yhouga pratama