Senin, 24 November 2025

Ketika Orang Saudi Mengadu tentang Kucing kepada Ulama

Ketika Orang Saudi Mengadu tentang Kucing kepada Ulama 

Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara oleh orang. Keberadaannya kerap  mewarnai sebuah keluarga.

Dalam Islam, bagaimana hukum memelihara kucing? 

Syaikh Abdul Aziz bin Baz, pernah ditanya demikian. Beliau menjawab sampai 3 kali: Tidak mengapa, tidak mengapa, tidak mengapa. 

"Tidak mengapa jika tak mengganggu seseorang. Tidak mengapa berbuat baik kepada kucing di rumah, jika ia tidak mengganggu seseorang. Tidak mengapa memelihara kucing karena kebaikan, karena ia adalah hewan yang hidup di sekeliling manusia," kata Syaikh Bin Baz. 

(Fatawa Nurun Alad Darb, hal. 320, jilid 33) 

Pendapat Syaikh Bin Baz ini sangat jelas, yaitu boleh memelihara kucing dengan syarat tidak mengganggu orang. 

Kalau mengganggu, maka tidak perlu untuk memeliharanya. 

Bagi yang sudah memelihara tapi merasa terganggu, maka boleh untuk membuangnya.

Dalam hal ini, Syaikh Shalih bin Humaid, dalam penjelasannya di radio Idza'atul Qur'an pada 5 November 2025, ketika ada yang bertanya tentang membuang kucing, beliau berpendapat bahwa semua yang mengganggu sepatutnya untuk dijauhkan. 

Beliau menyarankan untuk membuang kucing ke tempat yang aman dari binatang buas, dan juga tersedia makanan disana.

Senada dengan Syaikh Shalih, Syaikh Abdullah Al Muthlaq pun ditanya oleh pendengar radio Idza'atul Qur'an di program Sualun Alal Hatif pada 24 November 2025, tentang keresahannya oleh seekor kucing yang mengganggunya. 

Pendengar ini menulis kata-kata ekstrem: "Bolehkah saya menyembelihnya?." 

Dari suara yang memantul, terdengar sedikit suara Syaikh Al Muthlaq, beliau tersenyum, lalu mengatakan:

"Kalau kucing tersebut mengganggumu, maka jauhkan. Letakkan saja ia di taman," kata Syaikh Al Muthlaq.

Hanya saja, Syaikh mengakui kalau kucing ini sering kembali ke rumah pada saat sudah dijauhkan. 

"Dibuang 3 atau 4 km, tapi ia datang kembali ke rumah," kata Syaikh. 

Penasehat Raja Salman ini menyarankan mencari segala solusi agar gangguan kucing ini hilang. 

Beliau kemudian menganjurkan untuk memindahkan kucing ke sebuah taman yang jauh, tetapi perlu dipastikan ada makanan di dekatnya.

"Ini adalah yang terbaik," ujar Syaikh Al Muthlaq.
Ustadz budi marta