Minggu, 30 November 2025

Mengklaim vs Menuduh

Mengklaim vs Menuduh
==================

Nashrani mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.
Yahudi mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.
Bahkan musyrikin (para penyembah berhala) mengklaim diri mengikuti agama Ibrahim.

Namun Allah membantah klaiman mereka.

{مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِن كَانَ حَنِيفًا مُّسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ} [آل عمران : 67]
Artinya:
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus, muslim dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. [QS. Ali Imron : 67]

Banyak orang mengklaim dirinya; ahlussunnah, salafi, namun apakah benar demikian??
Mengklaim itu mudah, namun apakah benar hakekatnya demikian??

Sebaliknya, banyak oknum menuduh orang lain sebagai kelompok sesat, wahabi, sururi, hizbi, bid’i dan i i i lainnya…namun apakah benar demikian?

Hati-hati jangan sampai salah tuduh. Semua tuduhan kita akan kita pertanggungjawabkan.

﴿ ۚ سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ﴾ [ الزخرف: 19]
Artinya:
Kelak akan dituliskan persaksian (tuduhan) mereka dan mereka akan dimintai pertanggung-jawaban. [QS. Zukhruf: 19]

Mari perbanyak mempelajati hakekat, jangan sibukkan diri dgn klaiman dan tuduhan

#slouw
ustadz abdulllah husni