Minggu, 30 November 2025

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari perang Uhud mendapat beberapa luka di tubuh beliau. Kemudian beliau berkata:

📝Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari perang Uhud mendapat beberapa luka di tubuh beliau. Kemudian beliau berkata:

كيف يفلح قوم شجوا نبيهم؟

"Bagaimana mungkin akan beruntung suatu kaum yang melukai wajah nabi mereka?"

Lalu Allah turunkan ayat:

ليس لك من الأمر شيء أو يتوب عليهم أو يعذبهم فإنهم ظالمون

"Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim." (Ali Imran: 128) 

📚Dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang merupakan manusia terbaik beliau sendiri tidak dapat menangkal mudharat yang menimpa beliau. Beliau juga tidak mengetahui perkara ghaib yang akan menimpa siapapun termasuk diri beliau. Kemudian Allah menegur beliau ketika menghakimi kaumnya tidak akan beruntung, bahwa hidayah hanya milik Allah. Tugas beliau hanyalah menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah. Dan ini terbukti, banyak dari para sahabat seperti Khalid bin Walid yang saat itu berada di pasukan kaum musyrikin masuk IsIam setelahnya. 

📚Hadist ini merupakan tamparan keras bagi mereka-mereka yang meminta kepada selain Allah, baik itu wali, orang mati, jin dan sebagainya. Baik itu secara langsung maupun melalui ritual-ritual kesyirikan seperti sembelihan dan sebagainya. Bagaimana mungkin makhluk-makhluk tadi dapat mengabulkan permintaan para pendoa sedangkan mereka saja tidak dapat menolak mudharat untuk diri mereka sendiri? 

|| Faedah daurah syarah Kitab Tauhid oleh Syaikh Dr. Abdullah bin Abdurrahman ar-Ruhaili hafizhahullah, Jami' al-Balawi, Kota Madinah. Beliau adalah dosen firaq kami semester ini sekaligus pengajar tetap di Masjid Quba.
Ustadz muhammad taufiq