Minggu, 30 November 2025

Segala sesuatu telah Allah takdirkan, dan apa yang Allah tetapkan pasti yang terbaik. Baik rezeki yang datang maupun sesuatu yang hilang, semuanya pilihan Allah. Maka tetaplah berhusnuzan kepada Allah ‘azza wa jalla.”

“Segala sesuatu telah Allah takdirkan, dan apa yang Allah tetapkan pasti yang terbaik. Baik rezeki yang datang maupun sesuatu yang hilang, semuanya pilihan Allah. Maka tetaplah berhusnuzan kepada Allah ‘azza wa jalla.”

Prinsip dasar iman kepada takdir: bahwa setiap peristiwa yang terjadi—baik yang kita sukai maupun yang tidak—semuanya berada dalam ketetapan Allah dan pasti mengandung kebaikan. Seorang mukmin memandang setiap takdir dengan sikap ridha dan husnuzan (berbaik sangka), karena Allah Maha Bijaksana, Maha Penyayang, dan tidak mungkin menzalimi hamba-Nya.

Mendapatkan sesuatu adalah nikmat yang harus disyukuri. Kehilangan sesuatu pun adalah ujian yang mengandung kebaikan tersembunyi, berupa penghapusan dosa, peningkatan derajat, atau perlindungan dari bahaya. Karena itu seorang hamba tidak boleh su’uzan kepada Allah, sebab semua yang ditetapkan-Nya selalu dengan hikmah dan kasih sayang.

Allah Ta'ala berfirman : 

﴿ وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ﴾

“Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal itu baik bagi kalian.”
(QS. Al-Baqarah: 216)

Kajian Selengkapnya :
https://youtu.be/blPU9ol3_d8
===================================
Mari jadi bagian dari penyebar kebaikan!
Dukung kami dengan follow akun-akun resmi berikut:
YouTube ▶ –
youtube.com/hasanAlJaizyNyantrend
Facebook 📘 –
Hasan al-Jaizy
Instagram 📷 & Threads - 
instagram.com/hasanaljaizynyantrend
http://threads.com/@hasanaljaizynyantrend
TikTok 🎥 –
http://tiktok.com/@hasanaljaizyofficial
Saluran WhatsApp 📲 –
bit.ly/44xC7rv\
“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)