Minggu, 26 April 2026

Qolaidul Iqyan

Alhamdulillah malam ini adalah khataman kitab Qolaidul Iqyan karya Imam Ibnu Balban (w. 1083 H) bersama gurunda al Ustadz Nur Fajri Ramadhan حفظه الله sebanyak 17 pertemuan. Di akhir pembahasan, ada nasihat dan wasiat yang sangat bagus sekali dari penulis, yang kurang lebih beliau mengatakan:

- Maka hendaknya engkau —wahai saudaraku—senantiasa berpegang teguh pada jalan para Ahlus Sunnah wal Atsar, bukan jalan para pengekor logika dan pemikiran semata.
​Sebab, terlalu banyak berlogika sebelum memahami dalil itu sedikit manfaatnya tapi besar bahayanya. 

- Terlalu mendalam pada masalah logika yang tercela, serta memprovokasi orang untuk tenggelam di dalamnya, hanya akan memicu permusuhan antar sesama, menyebarkan kebencian, menghancurkan kewibawaan, mengurangi rasa takut kepada Allah, serta mengeraskan hati. ​Hal seperti itu tidak akan membuat seorang pemula tenang, tidak pula akan bisa dipahami oleh orang yang cerdas. Jangan sampai pemikiranmu tertipu; karena sesungguhnya tanda kekuasaan Allah Ta’ala itu tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan akal-akalan saja.

- ​Maka wajib bagimu untuk mencari kebenaran dengan jujur, berhenti pada hal-hal yang memang penting (bermanfaat), serta jangan jauhi kebenaran dan kejujuran. Bersungguh-sungguhlah untuk tidak masuk ke dalam perkara yang tidak mendatangkan konsekwensi amal bagimu; karena hal itu hanya akan membuatmu lelah dan menyesal di kemudian hari.

- ​Maka ambillah nasihat ini, wahai saudaraku (semoga Allah senantiasa membimbingmu). Aku telah mencurahkan segenap usahaku dalam menasihatimu karena rasa sayangku padamu. Sesungguhnya jalan yang kita tempuh ini (mengikuti atsar) adalah jalan yang paling benar, paling berpahala, paling selamat, paling lurus, dan paling kuat. Dan Allah-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

الحمد لله رب العالمين

Khataman kitab
Ahad, 9 Dzulqa'dah 1447 H