Mengapa Allah mengkhususkan nama (As-Sami' dan Al-Bashir) setelah (Laisa Kamitslihi Syai'un)?" oleh Syekh Saleh al-Shaikh:
Dalam video ini, Syekh menjelaskan alasan mendalam di balik struktur ayat Al-Qur'an tersebut:
- Persamaan Nama, Perbedaan Hakikat: Syekh menjelaskan bahwa sifat mendengar (Sami') dan melihat (Bashir) adalah sifat yang dimiliki oleh hampir semua makhluk hidup, mulai dari nyamuk dan semut hingga manusia [00:24].
- Keunikan di Setiap Makhluk: Meskipun banyak makhluk yang memiliki pendengaran dan penglihatan, pendengaran manusia tidak sama dengan pendengaran hewan, dan penglihatan semut tidak sama dengan penglihatan manusia [01:20]. Ada perbedaan besar dalam keluasan dan kekuatan indra tersebut di antara makhluk sendiri [01:30].
- Tujuan Pengkhususan: Allah menyebutkan "As-Sami'" (Maha Mendengar) dan "Al-Bashir" (Maha Melihat) tepat setelah menyatakan "Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya" untuk menegaskan bahwa meskipun makhluk-Nya memiliki sifat dengan nama yang sama, hakikat pendengaran dan penglihatan Allah sama sekali tidak bisa disetarakan dengan makhluk-Nya [01:41].
- Kesimpulan Akidah: Menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah harus dilakukan sesuai dengan makna lahiriahnya, namun dengan keyakinan penuh bahwa Allah tidak ada bandingannya dan kita tidak akan pernah bisa menjangkau bagaimana hakikat (kaifiyah) dari sifat-sifat tersebut [02:06].
Video lengkapnya dapat Anda tonton di sini: https://www.youtube.com/watch?v=WYUK-OKl_Rw