Rabu, 29 April 2026

apakah Imam An-Nawawi dan Ibnu Katsir adalah penganut paham Asy'ariyah. Berikut adalah ringkasan penjelasan dari Syekh Dr. Usman Al-Khamis:

apakah Imam An-Nawawi dan Ibnu Katsir adalah penganut paham Asy'ariyah. Berikut adalah ringkasan penjelasan dari Syekh Dr. Usman Al-Khamis:

  • Bukan Asy'ariyah Murni: Syekh menjelaskan bahwa menganggap mereka sebagai penganut Asy'ariyah sepenuhnya adalah tidak benar [00:00]. Masalahnya, banyak orang mengira perbedaan antara Asy'ariyah dan Ahli Sunnah hanya terletak pada masalah Nama dan Sifat Allah saja, padahal ada perbedaan di aspek lainnya [00:13].
  • Manhaj Ahli Hadis: Imam An-Nawawi dan Ibnu Katsir adalah ulama hadis yang berada di atas manhaj Ahli Sunnah [00:31].
  • Perbedaan antara Keduanya:
    • Imam An-Nawawi: Beliau memang menyetujui pemahaman Asy'ariyah dalam beberapa bab tentang Sifat-sifat Allah, namun beliau menyelisihi mereka dalam bab-bab lainnya [00:45].
    • Ibnu Katsir: Beliau tidak dikenal menyetujui paham Asy'ariyah dalam hal apa pun [00:40].
  • Kesimpulan Penamaan: Beliau memberikan perumpamaan bahwa seseorang bisa saja memiliki "sifat" tertentu tanpa menjadi bagian dari kelompok tersebut secara keseluruhan [01:05]. Sama seperti seorang Muslim yang berbohong memiliki salah satu ciri orang munafik, namun ia tidak bisa langsung disebut sebagai orang munafik [01:24].
  • ​Oleh karena itu, Imam An-Nawawi mungkin memiliki beberapa pemikiran yang sejalan dengan Asy'ariyah, tetapi tidak tepat jika ia disebut sebagai seorang penganut Asy'ariyah secara mutlak [01:50].

​Video lengkapnya dapat Anda tonton di sini: https://youtu.be/HnqlVnJPuDs