Saya rasa tidak ada lagi di antara kalangan Salafi di Yaman maupun di tempat lain yang meragukan penyimpangan (paham Khawarij) Hani bin Braik dan pemimpin yang ia klaim. Maka, wajib hukumnya untuk membongkar penyimpangannya tersebut.
Penting untuk menjelaskan bahayanya terhadap Yaman dan rakyatnya, serta memperingatkan masyarakat akan makar yang ia rencanakan terhadap warga Yaman. Ia mencoba menipu mereka dengan mengatasnamakan Syariat dan Salafiyah, padahal ia mengikuti cara kaum Khawarij zaman ini yang hidup bergelimang kemewahan, sementara ia berusaha menjerumuskan saudara-saudara kita di Yaman ke dalam api perang saudara dan pertumpahan darah demi mencapai tujuan-tujuan rusak yang sudah sangat jelas.
Oleh karena itu, saya menyerukan kepada saudara-saudaraku para penuntut ilmu di Yaman untuk menyatukan barisan dan berupaya menyatukan masyarakat di bawah kepemimpinan penguasa saat ini, Rashad Al-Alimi, dan pemerintahannya.
Peringatkanlah masyarakat agar tidak mengangkat senjata melawan saudara mereka sendiri di Yaman hanya karena mengikuti orang-orang yang ingin menebar kerusakan di tanah mereka atau menjerumuskan mereka ke dalam pertikaian internal. Saya mendorong semua orang yang berakal sehat untuk berkumpul, bermusyawarah, dan berdiskusi demi menyelesaikan semua permasalahan serta mendukung pertemuan-pertemuan semacam ini. Jelaskanlah bahwa inilah jalan yang diserukan oleh ilmu dan hikmah.
Semoga Allah mengembalikan kebahagiaan bagi Yaman dan menolong saudara-saudara kita para ahli ilmu di sana untuk menampakkan pengaruh ilmu dan hikmah mereka.
(Sesungguhnya aku tidak bermaksud kecuali mendatangkan perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan pertolongan Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya aku kembali).
7 Januari 2026"
Poin-Poin Utama:
Kritik Keras: Ia menuduh Hani bin Buraik (tokoh politik di Yaman Selatan) memiliki pemahaman radikal/Khawarij yang berkedok agama.
Dukungan Pemerintah: Ia menyerukan rakyat Yaman untuk setia kepada pemerintahan resmi di bawah Rashad Al-Alimi.
Seruan Damai: Mengajak para penuntut ilmu agama untuk mencegah perang saudara dan lebih mengedepankan dialog (musyawarah).