Minggu, 04 Januari 2026

Intisari Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Akar Kesyirikan

Intisari Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Akar Kesyirikan

Ibnu Taimiyyah menegaskan satu kaidah penting bahwa meminta syafaat kepada orang yang sudah mati termasuk salah satu akar kesyirikan yang telah diperingatkan oleh para Rasul.

Inilah pangkal kesyirikan yang menimpa anak cucu Adam; setiap kali mereka memohon syafaat kepada orang mati, maka mereka telah terjatuh ke dalam kesyirikan.
Beliau mencontohkan hal ini dengan perbuatan kaum Nasrani yang memohon ampunan dan rahmat kepada Maryam, dengan keyakinan bahwa ia akan memberikan syafaat kepada putranya (‘Isa عليه السلام).

Praktik ini pada hakikatnya merupakan bentuk penuhanan terhadap Maryam, sebagaimana ungkapan mereka:
“Wahai Ibunda Tuhan, berilah kami syafaat di hadapan Tuhan.”

Dari sebab inilah dan yang semisalnya, kesyirikan muncul, baik pada masa terdahulu maupun masa kini; dan dengan pola inilah kaum Nasrani serta kelompok-kelompok yang menyerupai mereka terjerumus ke dalam praktik kesyirikan.

📝 Al-Jawāb ash-Shaḥīḥ liman Baddala Dīn al-Masīḥ (1/343–344, 2/617, 722, 766–767)
https://www.facebook.com/share/1H3TaQJgXN/
Sumber rujukan:
https://www.facebook.com/share/p/1FQs5PvkGQ/