FENOMENA IMAM SHALAT
Ketika shalat Isya’ tadi, Al Faqir kaget dengan bacaan imam yang kalau dibilang belum sesuai kepantasan beliau ditunjuk menjadi imam shalat. Dan notabene si imam tersebut *guru tahfidz* di pondok yang bersebelahan dengan masjid yang Al Faqir shalat. Ketika itu beliau membaca surat Thaha.
Dimana itu ketika si imam membaca terdapat banyak lahn jaliy maupun khofiy yang sangat banyak. Kesalahan tersebut ada pada surat Al Fatihah maupun surat Thaha itu sendiri.
Mungkin Al Faqir akan sebutkan sedikit saja sebagai dalam bentuk faidah.
1. Pada surat Al Fatihah pada ayat " اهدنا الصراط المستقيم " . Pada kalimat “Al Mustaqim” si imam tidak membaca dengan “ المستقيم " melainkan mengganti huruf Qof menjadi huruf kaf. Yang ini jelas Lahn Jaliy. Yang ini sudah jelas para ulama berfatwa bahwa tidak sah Shalat yang bacaan Al Fatihah nya keliru.
2. Kesalahan pada surat Thaha :
- Pada kalimat ( تَخْرُجْ بَيضَاء ) yang jelas itu pada huruf “Jim” ada Qolqolah sughro disitu malah tidak dipantulkan.
- Pada kalimat ( اشْدُدْ بِهِ أَزْرِي ) di huruf dal yang kedua pada kalimat tersebut si imam merubah dengan huruf ta’. Dan ini tidak diragukan lahn jali demikian.
Dan kesalahan-lainnya.
Dari sini, Al Faqir menyimpulkan bahwa :
1. Tidak selalu Hafidz Al Quran bacaan nya bagus.
2. Tidak selalu hafidz Al Quran langsung disuru menjadi imam tanpa pembelajaran tajwid yang matang.
3. Guru nya sendiri membaca keliru, apalagi muridnya. Karena murid adalah cerminan gurunya.
Semoga Allah istiqomahkan kita diatas Al Quran dan Allah mudahkan kita mengucapkan ayat-ayatnya dengan pelafalan yang baik dan benar.
Sekian, semoga bermanfaat.
Baarokallahufiikum
✍️Muhammad Rafi Maesany
Tangerang Selatan