Adab yang sering dilupakan oleh santri...
Belajar kepada seorang guru haruslah penuh dengan penghormatan dan pemuliaan agar berhasil memperoleh ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan.
Diantara bentuk penghormatan dan pemuliaan tersebut adalah mendaokan kebaikan untuk ustadznya,serta berkhidmad dan membantu keperluannya.
Dan juga bentuk penghormatan dan pemuliaan itu adalah menjadikan guru itu sebagai seorang yang lebih diutamakan daripada yang lain.
Kata Imam Al Ghazali -rahimahullah-:
فإذا فعل ذلك ضيع ما حصله منه
"Jika si murid mengerjakan demikian (tidak berkhid,malah enggan membantunya,serta justru mengutamakan orang lain daripada gurunya) maka dia telah menyia-nyiakan ilmu yang telah dia peroleh."
(Minhajul Muta'allim,hal. 100, Maktabah At Taqwa)
Saat mereka menyelesaikan pendidikan di pesantren bahkan lupa dengan guru-guru yang pernah mengajarinya. Saat bertemu di jalan, bukannya nyamperin,mengucapkan salam, tapi malah tancap gas, seakan gak ada orang perlu dia hiraukan.
Ya....
Kacang lupa kulitnya...
Waffaqanallah