Ada pertanyaan di inbox: "Bagaimana dengan postingan ust Dr. Fulân yang membawa kalâm Al-Hasan Al-Bashriy tentang bolehnya mengghîbahi penguasa yang jâir ?."
Dan kami bertanya kepada salah seorang admin pengelola WAG fâidah syaikh Shâlih Al-Fauzân bernama Abdullâh Al-Anshâriy yang domisili di Arab Saudi beliau sering bermajelis bersama syaikh Shâlih Al-Fauzân (naskah pertanyaan ada pada gambar), dan beliau menanggapi pertanyaan kami secara ringkas dengan kirim rekaman, dari rekamannya di antara yang beliau katakan:
- Pertama Ucapan Al-Hasan Al-Bashriy ini shâhih atau tidak ?
Dan andai shahîh sekalipun tidak boleh ucapan ini ditabrak kepada ucapan nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam.
Rasûl shallallâhu 'alaihi wa sallam bersabda:
قال الرسول صلى الله عليه وسلم :
من رأى من أميره شيئا يكرهه فليصبر عليه
صحيح البخاري - 7054
"Barangsiapa melihat dari pemimpinnya sesuatu yang ia benci, maka hendaknya ia bersabar atasnya."
[HR. Al-Bukhâriy 7054]
- Ucapan nabi tidak boleh dibenturkan dengan ucapan Al-Hasan Al-Bashriy ataupun selainnya.
Dan jawaban beliau ini selaras dengan fatwâ syaikh Shâlih Al-Fauzân yang menginkari ghîbah wulâtil umûr seperti fatwânya di bawah ini:
https://youtu.be/KShKRlkRF6g?si=oFnXIhj9wVggFWp1