من أحق الناس بالإمامة في التراويح؟
#قال العلامة أبو عبد الله ابن الحاج المالكي رحمه الله تعالى:
" وينبغي أن يكون الإمامُ في قيامِ رمضانَ من أهل العلمِ والخيرِ والدِّيانةِ، بخلافِ ما يفعله بعضهم اليوم؛ لأنَّ الغالِبَ منهم أنَّهمْ إنما يقدِّمون الرجلَ لِحسن صوتِه لا لِحسنِ دينِه.
وقد قال مالِك رحمه الله فِي القوم يقدِّمون الرجل ليصلِّيَ بهم لحُسْنِ صوتِه: " إنَّمَا يُقَدِّمُوهُ لِيُغَنِّيَ لَهُم ".
" المدخل" لابن الحاج (٢٩٢/٢).
#منقول..
Al-'Allâmah Abû 'Abdillâh Ibnul Hâj Al-Mâlikiy rahimahullâhu ta'âlâ berkata:
"Dan sudah selayaknya yang menjadi imâm pada qiyâm ramadhân adalah berasal dari ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli agama, berbeda dengan apa yang sebagian orang hari ini lakukan, sebab mayoritas mereka sungguh hanyalah mendahulukan orang yang bagus bacaannya bukan yang bagus agamanya.
Dan sungguh Mâlik rahimahullâh berkata tentang suatu qaum yang mendahulukan seorang lelaki untuk shalat bersama mereka karena bagus suaranya:
"Sesungguhnya mereka hanya mendahulukannya agar ia bernyanyi untuk mereka."
[Al-Madkhal karya Ibnul Hâj 2/292]
Udas