Sabtu, 28 Februari 2026

Aku memohon kepada Allah agar menjaga negeri kami dan negeri-negeri kaum muslimin dari segala hal yang dibenci dan keburukan.


Syaikhul Islam —semoga Allah merahmatinya— telah berkata benar. Ya Allah, segala puji bagi-Mu atas nikmat Tauhid. Aku memohon kepada Allah agar menjaga negeri kami dan negeri-negeri kaum muslimin dari segala hal yang dibenci dan keburukan."

Al-Qawa'id Al-Arba'" (Empat Kaidah) karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Kaidah Keempat: Bahwa kaum musyrik di zaman kita lebih parah kesyirikannya dibandingkan kaum musyrik terdahulu. Karena orang-orang terdahulu berbuat syirik di waktu lapang namun mengikhlaskan ibadah di waktu sempit (darurat). Sedangkan kaum musyrik di zaman kita, kesyirikannya bersifat terus-menerus, baik di waktu lapang maupun sempit.

Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala: "Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh pengabdian (ikhlas) kepada-Nya; tetapi setelah Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)." (QS. Al-Ankabut: 65)