Jumat, 26 September 2025

ILMU_DI_HP

#ILMU_DI_HP

Saat ini akses link ilmu dan kitab para ulama sangat mudah dan banyak sekali, ini merupakan kemudahan dari Allah bagi kaum muslimin dan bagi para penuntut ilmu secara khusus, maka kesempatan ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi yang belum dimudahkan bermajlis langsung dengan masyayikh dan ulama.,

Diantara gudang ilmu yang paling ana suka adalah warisan Syaikh Al Mufti Abdul Aziz bin Baz رحمه الله dalam webnya, dengan bahasa yang mudah dan singkat dari berbagai cabang ilmu syar'i, fatwa-fatwa yang sangat dibutuhkan, silahkan dijadwalkan membaca dan menukil faidah setiap hari -serasa kita duduk di majlis Syaikh langsung-,.
https://binbaz.org.sa/

Yang kedua adalah gudang ilmu di web Ad Durar As Saniyyah, dibawa pengawasan Syaikh Alawi bin Abdul Qadir As Saqqaf حفظه الله,. 
https://dorar.net/about
------------------------------
وفق الله الجميع للعلم النافع والعمل الصالح.،
Ustadz alif el qibty

Kamis, 25 September 2025

#FAIDAH_MANHAJIYYAH Syaikh حفظه الله menjelaskan syarat yang ketat bagi para dai, karena sudah banyak yang nyemplung dan akhirnya menjadi fanatik dan memusuhi dakwah Sunnah,.

https://www.facebook.com/share/v/19KYp7wBK8/

#FAIDAH_MANHAJIYYAH                                 Syaikh حفظه الله menjelaskan syarat yang ketat bagi para dai, karena sudah banyak yang nyemplung dan akhirnya menjadi fanatik dan memusuhi dakwah Sunnah,.
Ustadz alif el qibty

Nabi Ya'qub kehilangan pengelihatan karena sedih yang mendalam kehilangan putra tercinta nya (Nabi Yusuf).

Nabi Ya'qub kehilangan pengelihatan karena sedih yang mendalam kehilangan putra tercinta nya (Nabi Yusuf).

Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya :

اذْهَبُوا بِقَمِيصِي هذا فَأَلْقُوهُ عَلى وَجْهِ أَبِي يَأْتِ بَصِيراً

Pergilah kalian dengan membawa bajuku, lalu dekatkan ke wajah ayahku, maka pengelihatan nya akan normal kembali.

القلب يشم رائحة القلب

Hati dapat mencium aroma hati orang yang di cintainya, seperti Nabi Ya'qub yang dapat mencium aroma Nabi Yusuf padahal sudah terpisah puluhan tahun lamanya, hati manusia lautan dalam yang tak bertepi, penuh dengan misteri yang belum kita ketahui.

Tidak berlebihan jika kita mengatkan hal terberat adalah berpisah dengan orang terkasih, tidak ada obatnya kecuali kembali bersatu.

الحزن تأكل الإنسان 

Kesedihan itu akan menggerogoti habis fisik dan mental manusia.

Ibnu Qayyim mengatakan :

الحزن يضعف القلوب، ويوهن العزم، ويضر الإرادة، ولا شيء أحب إلى الشيطان من حزن المؤمن.

Kesedihan melemahkan hati, melemahkan tekad, dan merusak semangat, tidak ada tonik yang lebih disukai setan dari pada kesedihan seorang mukmin.

Jangan pernah berdebat dengan orang yang jatuh cinta, sedangkan hatinya tidak berada dalam kuasa anda, hanya cinta yang bisa membuat tatapan mata kepada orang terkasih menjadi obat.
Ustadz ibnu majah 

💦 ⏰ *_RINCIAN AFDHOLIYYAH WAKTU SHALAT._*⏰💦

💦 ⏰ *_RINCIAN AFDHOLIYYAH WAKTU SHALAT._*⏰💦

Hukum asalnya: Wajib melakukan shalat *didalam waktu wajib yang muwassa'(terbentang)*. 

Boleh ditunda sampai waktu *ma yasaa'uha* (mencukupi melakukan shalat secara sempurna di waktunya) dengan syarat ada 'Azzam (tekad) melakukan di waktunya. 

Disunnahkan menyegerakan shalat diawal waktu. Akan tetapi apabila dia yakin atau dzon (sangkaan kuat) akan ada jamaah apabila dia tunda(1), maka afdholnya menunda. Namun, kalau ragu-ragu maka tidak boleh menunda secara mutlak. 

(1). Kalau *yakin* akan ada jamaah maka boleh dia menunda lama asalkan tidak sampai waktu sempit pengerjaan shalat(ما لم يضق الصلاة), yaitu waktu yang tidak mencukupi untuk bisa mengerjakan seluruh rakaat di waktunya.
Adapun jika  *dzon*,  boleh menunda tapi tidak dalam waktu lama secara urf ( menunda sampai melebihi separuh waktu shalat). 

الله أعلم بالصواب

(Fathul Mu'in, hal.79)

#Faedah Dars 15 Fathul Mu'in Ma'had Ma'had Darussalam 

 Ditulis oleh: Agus Setiawan (Santri Ma'had Darussalam as-Syafii angkatan 5).
Dimuroja'ah oleh Ustadz Agus Waluyo Abu Husain Hafidzahullaah (pengajar Ma'had Darussalam as-Syafii).

4 tingkatan Qiyamul Lail:

4 tingkatan Qiyamul Lail:
1. Paling mudah : Witir setelah Sholat Isya’
2. Witir sebelum Tidur (Wasiat Nabi untuk Abu Hurairah)
3. Witir sebelum waktu Fajr 
4. Sepertiga malam akhir (ini yang dilakukan Nabi Muhammad salallahu alaihissalam dan Nabi Daud)

Witir minimal 1 rakaat.

Mulai dari yang paling mudah, dahulu Ibnul Mubarak belajar membiasakan diri agar bisa Qiyamul Lail itu selama 20 tahun.

Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk berbuat taat kepada Allah.

Faidah Kajian bersama Syaikh Abdussalam Asy-Syuwai’ir Hafidzahullahu Ta’ala

Abu Yusuf Akhmad Ja’far

Pasca Periode 'Utsman bin 'Affan inilah terjadi penyempurnaan penulisan Mushhaf Alquran, tentu bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin

Pasca Periode 'Utsman bin 'Affan inilah terjadi penyempurnaan penulisan Mushhaf Alquran, tentu bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin.

Pada periode Abul Aswad ad-Duali (w. 69 H) ini mushhaf mulai diberi titik pada akhir kata yang memiliki bacaan berbeda. Titik di depan huruf berarti Dhammah. Titik di atas huruf berarti Fathah. Titik di bawah huruf berarti Kasrah. Sukun waktu itu belum ada tandanya, hanya dikosongkan saja hurufnya. Alasan dibuatkan demikian guna menghindari kemudharatan besar, sebab waktu itu mulai banyak yang salah baca, terutama di akhir kata.

Periode Nashir bin 'Ashim (w. 89 H) dan Yahya bin Ya'mur (w. 129 H) mulai memberlakukan titik pada huruf-huruf yang bentuknya sama, semisal ب ت ث , ج ح خ , ز ر , ف ق , ص ض , ط ظ , dan sebagainya. Sebab bagi mereka yang baru masuk Islam, baru belajar Alquran, akan kebingungan membaca huruf dengan bentuk sama tanpa pembeda.

Periode Khalil bin Ahmad al-Farahidi (w. 170 H) mengembangkan yang telah digagas Abul Aswad ad-Duali, yakni titik sebagai penanda harakat menjadi harakat yang kita kenal sekarang. Di Itqân-nya As-Suyûthi menuliskan agak panjang ketentuannya.

Di masa al-Hajjâj bin Yûsuf ats-Tsaqafi Mushhaf dibagi menjadi 30 Juz, Hizb, Tsumun, Penjumlahan ayat, kalimat, huruf Alquran, dan lain sebagainya. Di Muqaddimahnya Tafsir al-Qurthubi dibahas. Lihatlah, sekejam-kejamnya ia tetap Allah jadikan wasilah kebaikan bagi kaum muslimin, dan tentu ada hikmah disini jika kita mau ambil i'tibar. Bahkan penggunaan Juz dalam bahasa keseharian maupun akademik masih kita pakai hingga sekarang, bahkan mungkin bisa seterusnya. Tentu ada pahala yang juga mengalir padanya.

Di periode Al-Wazir bin Muqlah (272-328 H), Ibn al-Bawwâb (w. 413 H), Yaqut al-Musta'shimi (w. 698 H) mulailah perkembangan dunia Khat berlangsung. Sebenarnya di masa-masa sebelumnya para penulis Mushhaf jelas dipilih dari kalangan yang bagus tulisannya, namun di masa Ibn Muqlah inilah khat Arab mencapai 6 macam; Tsuluts, Naskh, Tauqi', Raihani, Muhaqqaq, Riqa'. Disempurnakan lagi oleh Ibn al-Bawwâb. Kemudian lebih disempurnakan lagi di masa Yaqut al-Musta'shimi. Hingga bermunculanlah para penulis mushhaf di beberapa negara di masa sekarang; ada Hamid al-Amidi dari Turki, Hasyim al-Khaththath dari Iraq, 'Utsman Thaha dari Syiria yang mukim di Saudi, Abu Bakar Sasi dari Libya, hingga Mushhaf Standar Depag/Kemenag dengan Khath 'Utsmani, harakat model Mushhaf Bombai. Kepala Hamzahnya tidak tertulis kecuali pada bagian-bagian tertentu. Ditulis oleh banyak Khaththath.

Semoga bermanfaat...

Pagi yang sejuk tanpa sruput teh di Ma'had Daar El 'Ilmi - Beusi...

Akhûkum,
✒️ Mochamad Teguh Azhar Al-Atsariy 
(Khadim di Ma'had Daar El 'Ilmi, Beusi)

Siapa yang belum bisa menyambangi Baitullah (Ka'bah) karena terhalang jarak, sambangilah Rabb Pemilik Baitullah, Sungguh, Dia lebih dekat dengan siapapun yang berdoa dan menggantungkan harapan kepada-Nya, daripada urat lehernya sendiri

Imam Ibnu Rajab rahimahullah:

"Siapa yang belum bisa menyambangi Baitullah (Ka'bah) karena terhalang jarak, sambangilah Rabb Pemilik Baitullah, Sungguh, Dia lebih dekat dengan siapapun yang berdoa dan menggantungkan harapan kepada-Nya, daripada urat lehernya sendiri."

(Lathaif al-Ma'arif, hlm. 286)
ustadz Buldan T.M fatah