Minggu, 06 Agustus 2023

Hakikat syukur adalah ketika engkau mengakui kelemahanmu untuk bisa menunaikan syukur atas (semua) nikmat Rabb-mu

Al-Kharaithi rahimahullahu meriwayatkan dari Abu Amru Ad-Dani rahimahullahu (bahwa) ia berkata:

قَالَ مُوسَى يَوْمَ الطُّورِ: يَا رَبِّ، إِنْ أَنَا صَلَّيْتُ فَمِنْ قِبَلِكَ، وَإِنْ أَنَا تَصَدَّقْتُ فَمِنْ قِبَلِكَ، وَإِنْ أَنَا بَلَّغْتُ رِسَالَاتِكَ فَمِنْ قِبَلِكَ، فَكَيْفَ أَشْكُرُكَ؟ قَالَ اللهُ: يَا مُوسَى، الْآنَ شَكَرْتَنِي

Nabi Musa berkata pada hari (ketika ia berada) di bukit Tursina: "Ya Rabb-ku, jika aku shalat maka itu semata karenaMu. Jika aku bersedekah maka itu juga semata karenaMu. Jika aku menyampaikan risalahMu maka itu pun juga semata karenaMu. Lantas bagaimana caraku bisa menunaikan syukur kepadaMu?" Maka Allah berfirman: "Wahai Musa, justru sekaranglah engkau telah berhasil menunaikan syukur kepadaKu."

Mengomentari riwayat di atas, Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin Amir ar-Ruhaili hafidzhahullahu berkata:

حَقِيقَةُ الشُّكْرِ: أَنْ تَعْرِفَ عَجْزَكَ عَنِ أَدَاءِ شُكْرِ نِعْمَةِ رَبِّكَ

"Hakikat syukur adalah ketika engkau mengakui kelemahanmu untuk bisa menunaikan syukur atas (semua) nikmat Rabb-mu."
Ustadz Zainul Arifin 

Menjaga Pandangan itu lebih berat daripada Menjaga Lisan

📒 Lebih Berat

Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu mengatakan, "Menjaga Pandangan itu lebih berat daripada Menjaga Lisan."

| al-Wara' karya Ibnu Abi ad-Dunya, 62.

🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA
Channel Telegram: https://t.me/iccdammamksa

Introspeksi buat diri sendiri: Sudah Lama Ngaji Tapi Amalan Keseharian Cuma Gitu-Gitu aja

Introspeksi buat diri sendiri:
 
Sudah Lama Ngaji Tapi Amalan Keseharian Cuma Gitu-Gitu aja
------------------------

Buah dari Ilmu

Sufyan Bin 'Uyainah berkata: "Jika siang hariku seperti siang harinya orang bodoh, dan malam hariku seperti malam harinya orang jahil maka apakah yang sudah aku amalkan dari ilmu yang telah aku tulis???" (Akhlaq al-Ulama Karya al-Ajurri)

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr berkata ketika mengomentari atsar ini, "Ini adalah wejangan yang sangat mendalam yang seyogyanya seorang penuntut ilmu menyadarinya, dahulu keadaan para salaf, ilmu itu nampak pada ibadah mereka, pada akhlaq mereka dan pada interaksi mereka dengan sesama, sebagaimana perkataan al Hasan al Bashri rahimahullah, "Dahulu jika seseorang mulai belajar agama tanpa bertempo lama akan nampak hal itu (buah dari ilmunya) pada pandangannya, pada kekhusyukannya, pada tangannya, pada shalatnya dan pada kezuhudannya." (Diriwayatkan oleh ad Darimi (385))

https://al-badr.net/muqolat/3073

Goresan faidah dari dars bakda shubuh bersama Ustadzuna Abu Isa حفظه الله تعالى

Goresan faidah dari dars bakda shubuh bersama Ustadzuna Abu Isa حفظه الله تعالى

Ketika menjelaskan tentang syirik kecil yg sangat potensial menimpa kaum muslimin.

Beliau pun menjelaskan bahwa ikhlas itu berat sekali, diantara contoh melakukan keikhlasan yg kita semua gagal melakukannya adalah contoh berikut :

Ketika kita sedang safar kemudian kita istirahat di rest area dan ingin buang hajat, maka ketika masuk ke WC kita akan memastikan terlebih dahulu bahwa WC yg akan kita gunakan adalah bersih, bahkan jika kita mendapati WC yg akan kita gunakan ternyata kotor bahkan ada bekas kotoran manusia lain yg belum disiram, pasti kita akan mencari WC lainnya yg bersih.
Padahal ada amal sholeh yg bisa kita lakukan di WC kotor tersebut, yaitu membersihkannya dan menyiramnya.
Bukankah itu amal sholeh?

Bahkan amal sholeh yg keikhlasannya kita sangat  terjaga, karena tidak ada orang yg membanggakan dirinya setelah melakukan amal sholeh tersebut.

Poinnya bukan pada menyiram kotoran orang lain, tapi poinnya itu adalah amal sholeh yg  kemungkinan ikhlasnya sangat terjaga.
Ustadz Ayahnya mualim 

Diantara Adab Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dalam berdakwah

Diantara Adab Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dalam berdakwah

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنْتُ أَمْشِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ بُرْدٌ نَجْرَانِيٌّ غَلِيظُ الْحَاشِيَةِ فَأَدْرَكَهُ أَعْرَابِيٌّ فَجَبَذَهُ بِرِدَائِهِ جَبْذَةً شَدِيدَةً حَتَّى نَظَرْتُ إِلَى صَفْحَةِ عَاتِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَثَّرَتْ بِهَا حَاشِيَةُ الْبُرْدِ مِنْ شِدَّةِ جَبْذَتِهِ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ مُرْ لِي مِنْ مَالِ اللَّهِ الَّذِي عِنْدَكَ فَالْتَفَتَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ضَحِكَ ثُمَّ أَمَرَ لَهُ بِعَطَاءٍ

dari Anas bin Malik dia berkata; "Saya berjalan bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam, ketika itu beliau mengenakan kain (selimut) Najran yang tebal ujungnya, lalu ada seorang Arab badui (dusun) yang menemui beliau. Langsung ditariknya Rasulullah dengan kuat hingga saya melihat permukaan bahu beliau membekas lantaran ujung selimut akibat tarikan Arab badui yang kasar. Arab badui tersebut berkata; "Wahai Muhammad berikan kepadaku dari harta yang diberikan Allah padamu", maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menoleh kepadanya diiringi senyum serta menyuruh salah seorang sahabat untuk memberikan sesuatu kepadanya." (Muttafaqun 'alaihi)

Fawaid hadist :

1. Ketawadhu'an Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dalam berjalan bersama anak muda yang juga sebagai pelayan beliau.

2. Perhatian Sahabat dalam meriwayatkan hadist Nabi shalallahu alaihi wa sallam dengan rinci dalam masalah adab, terlebih lagi dalam masalah hukum.

3. Sebagai contoh bagi para da'i untuk bersabar dalam menyikapi tabi'at manusia, yang itu merupakan sebab diterimanya dakwahnya.

4. Ucapan (Yaa Muhammad) merupakan celaan bagi orang yang tidak mau dipanggil namanya tanpa memperhatikan keadaan orang yang memanggil tersebut.

(Dinukil dari kitab Arba'un Hadistan Fi at-Tarbiyah wal Manhaj, oleh Syaikh Abdul Aziz As-Sadhan hafidzahullahu)
Ustadz Eko Baskoro 

Sabtu, 05 Agustus 2023

Bertawasul dengan amalan - amalan shalih di antara sebab - sebab di kabulkan nya sebuah doa

Al Allamah bin Baz rahimahullah berkata 
"Bertawasul dengan amalan - amalan shalih di antara sebab - sebab di kabulkan nya sebuah doa". 
Hendaknya bagi seorang yang doanya tidak kunjung tiba apabila ia memiliki amalan - amalan yang baik tunjukkanlah amal tersebut kepada Allah azza wajalla sebelum berdoa sebagaimana para salaf ketika mereka terperangkap di dalam gua dan berdoa kepada Allah dengan amalan shalihnya dan semuanya pun di kabulkan doanya walhamdulillah.

____
Majmul Fatawa
Ustadz Nurcholish 

lihat foto Ka'bah jaman dulu

Subhaanallah, lihat foto Ka'bah jaman doeloe seakan membuat kesan terasa dekat dengan jaman kenabian. Ini foto tahun 1952 M, terlihat masih ada 4 tempat pengimaman berdasarkan madzhab fiqih yang empat.
Merah: madzhab Syafi'i
Kuning: madzhab Hanafi
Hijau: madzhab Maliki
Biru: madzhab Hanbali

Semoga kita semua bisa berada di sini kembali...

وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا
"Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman." (Qs. Al Baqarah: 125)
Ustadz abu Yazid nurdin