Minggu, 25 Desember 2022

Diantara faedah dari Syaikh Prof. Dr. Sa'ad Al-Khostlan -hafidzahullah- : perbedaan antara isrof dan tabdziir

Cara ini bagus untuk ditiru

Kalo ada yang hadir di kajian Masyayikh atau kajian Asatidzah yang bermanhaj salaf, faedah di tulis kemudian di susun rapi, terus share di medsos (agar banyak orang yang bisa mengambil faedah). Cantumkan pula hari dan tanggal kajian itu kapan dilaksanakan.

Diantara faedah dari Syaikh Prof. Dr. Sa'ad Al-Khostlan -hafidzahullah- : perbedaan antara isrof dan tabdziir ;

Isrof itu menggunakan harta untuk keperluan sehari-hari tapi sampe berlebih-lebihan/atau melampaui batas.

Tabdziir : menggunakan harta untuk hal-hal yang diharamkan. 

Jadi isrof itu berkaitan dengan banyak dan sedikitnya harta yang digunakan, isrof ini hanya pada hal-hal yang dihalalkan/mubah.

Adapun tabdziir ini dari sisi alokasi penggunaan harta. 

--

Orang yang menggunakan harta nya di jalan yang diharamkan, walaupun 1 rupiah, maka orang ini mubadzir. 

Semoga bisa mencerahkan.
Ustadz budi santoso

Tidak boleh kita katakan bahwa Nabi adalah Al Qur'an yg berjalan. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah makhluk, sedangkan Al Qur'an adalah kalamulloh dan bukan makhluk. Yang benar, akhlak beliau adalah Al Quran

Syaikh Robi Al Madhkoli berkata:

"Tidak boleh kita katakan bahwa Nabi adalah Al Qur'an yg berjalan. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah makhluk, sedangkan Al Qur'an adalah kalamulloh dan bukan makhluk. Yang benar, akhlak beliau adalah Al Quran.
Ustadz abu yahya tomy 
https://www.facebook.com/groups/273332960485910/permalink/892976215188245/?mibextid=Nif5oz

Jauhkanlah majelis kami dari banyak berbicara wanita dan makanan. Sungguh aku benci seorang yang gemar sekali membicarakan kemaluan dan perutnya

Al Ahnaf bin Qais rahimahullahu mengatakan :

جنبوا مجلسنا ذكر الطعام والنساء فإني لأبغض الرجل يكون وصافا لفرجه وبطنه 

"Jauhkanlah majelis kami dari banyak berbicara wanita dan makanan. Sungguh aku benci seorang yang gemar sekali membicarakan kemaluan dan perutnya"

Di antara bentuk banyak pembicaraan ini adalah :

(1) Obrolan seputar wanita di status yang berkisar :

"Masyaallah ngeliat si ukhti fulanah. Silahkan ya ikhwah yang ingin memadunya"

"Masyaallah si ukhti fulanah sudah siap. Siapakah lajang atau bapak yang ingin meminangnya"

Atau meme-meme buatan bertuliskan :

"Aku siap diduakan"

Berlatarbelakang seorang akhwat menghadap ke belakang. Menurut saya, selain muruah seorang yang memperbanyak tema ini jatuh juga kasihan si akhwat yang jadi latar belakang.

(2) Membuat pembicaraan tidak penting tentang wanita di media sosial. Sehingga banyak orang yang tidak berhak mendapat informasi tentang wanita tersebut ikut memperolehnya.
Ustadz muhammad nur faqih

Lebih afdhal daripada 2 haji dan 20 umrah.

Lebih afdhal daripada 2 haji dan 20 umrah.

Suatu ketika Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah melihat seorang anaknya sedang mengusap piring timbangan menggunakan ujung pakaiannya, Fudhail bin 'Iyadhpun heran kemudian bertanya kepada anaknya,
"Mengapa kamu berbuat seperti itu?"
Maka sang anak menjawab,
"Supaya saya tidak menyertakan debu jalanan saat menimbang untuk kaum muslimin"
Menangislah Fudhail bin 'Iyadh mendengar jawaban anaknya itu, kemudian dia berkata,
"Wahai anakku sesungguhnya apa yang kamu lakukan ini, disisiku lebih afdhal daripada 2 Haji dan 20 umrah"

Begitu luar biasanya seorang Fudhail bin 'Iyadh yang berhasil menanamkan pada hati anaknya rasa takut kepada Allah, yang mana rasa takut ini akan menjaga seseorang dari segala bentuk kecurangan maupun kedzaliman. Dan jujur dalam takut kepada Allah adalah suatu amalan yang sangat agung.
Ustadz sucipto 

Memakai / Menggunakan Imamah ( sorban ) yg shahih dalam pandangan Madzhab Hanbali Adalah Sunnah.

#fawaidHanabilah

Memakai / Menggunakan Imamah ( sorban ) yg shahih dalam pandangan Madzhab Hanbali Adalah Sunnah.

Berkata Imam Assafarini dan Syarah Mandumah Al-Adab : 
" ( Sifat yg disunahkan dalam mengenakan Imamah ) : dan sunnah dalam berimamah setelah memakainya adalah 
1. Menjulurkan ujungnya ( ujung belakang Imamah / ekornya ) 
2. dan melilitkanya ( ujung imamahnya ). 
Apabila ( menggunakan imamah ) selain dgn model seperti ini maka menurut pandangan ulama Hanabilah Makruh. "

Syeikhul islam taqiyudien ibn taimiyah berkata : menjulurkan ekor ( di blakang imamah ) diantara dua pundak adalah sesuatu yg ma'ruf dalam Sunnah.

( dan tidak ada pertentangan dalam pendapat ini ) 

sedangkan ada hal2 yg makruh dalam berimamah sebagaimana pandangan madzhab maliki dan Hanbali adalah imamah yg pendek tidak melilit atau tidak memiliki ekor blakang imamah.

Manqul Syeik Faris Al-Hanbali

Berikiut ana ambil contoh gambaran imamahnya yg digunakan oleh nabi muhammad shalallah alaihi wasalam
Ustadz hasbi

Kau tahu kapan waktunya berbicara, itu HIKMAH Menyimak orang yang berbicara, itu AKHLAK Tidak memotong perkataan orang, itu ADAB Tidak membenarkan semua orang yang berbicara, itu CERDAS الحكمة أن تعرف متى تتكلم ،‏الاخلاق أن تسمع لمن يتكلم ،‏الأدب الا تقاطع من يتكلم ،‏الذكاء الا تصدق كل من يتكلم

keputusan muktamar, munas konbes, Nahdlatul ulama (NU)

Banyak yg menyangkal walau fakta dan data menyebutkan bhwa itu adalah TRADISI....
SS pertama link donlotnya disini :
https://pwnujatim.or.id/keputusan-bahtsul-masail-maudhuiyah-pwnu-jatim-tentang-islam-nusantara/
Ustadz rio