Jumat, 03 Maret 2023

TIGA ULAMA MUSUH BESAR AHLUL BID'AH

TIGA ULAMA MUSUH BESAR AHLUL BID'AH 

Tiga ulama besar ahlussunnah wal jamaah, yakni Ibnu Taimiyyah, Syekh Muhammad Bin Abdul Wahhab dan Syekh Al Albani rahimahumullah adalah tiga ulama yang sangat dibenci ahlul bid'ah dan kelompok-kelompok menyimpang lainnya.

Coba perhatikan dan lihat, di zaman beliau bertiga, mereka difitnah, dituduh dan dibuat hoax yang macam-macam. Namun segala tuduhan dan fitnahan tidak terbukti sampai sekarang. Mereka telah menjawabnya dalam kitab-kitab mereka. Mereka telah menulis tentang akidah dan manhaj mereka dalam kitab-kitab mereka. Dan kitab-kitabnya masih ada dan terus dicetak sampai sekarang. 

Para pengekor musuh-musuh dakwah mereka bertiga dizaman sekarang ini hanya mendaur ulang tuduhan dan fitnahan orang-orang terdahulu di zaman ketiga ulama tersebut.

Kenapa ahlul bid'ah dan kelompok-kelompok menyimpang sangat memusuhi, membenci, memfitnah dan menuduh ketiga ulama tersebut?

Karena ketiga ulama tersebut membongkar habis penyimpangan-penyimpanan kelompok-kelompok tersebut dengan hujjah-hujjah yang menghujam dan dalil-dalil yang terang benderang. Baik penyimpangan manhaj dan akidah dari manhaj dan akidah ahlul wal jamaah, amalan yang mengandung kesyirikan dan amalan yang penuh dengan kebid'ahan.

Ketiga ulama tersebut sejak zamannya dan sampai zaman sekarang berusaha dihancurkan kehormatannya, dituduh dan difitnah, namun nama mereka tetap hidup dan harum. Kitab-kitab mereka terus dipelajari, dikaji dan di syarah oleh para ulama, para dai maupun para thulabul ilmi diseluruh pelosok dunia. 

Sedangkan musuh-musuh dakwah mereka bertiga, namanya tenggelam, kitab-kitab mereka tidak dipelajari dan tidak dikaji menjadi bahan pelajaran atau dakwah. Sekalipun ada, yang mempelajari dan mengkajinya, itu hanya dikalangan terbatas. 

Benarlah apa yang dikatakan Ibnu Taimiyyah rahimahullah, bahwasanya ahlussunnah namanya akan terus hidup, karena mereka menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. 

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah :

أهل السنة يموتون،ويحي ذكرهم وأهل البدعة يموتون،و يموت ذكرهم لأن أهل السنة أحيوا ما جاء به رسول اللّٰه صلى اللّٰه عليه وسلم;فكان لهم نصيب من قوله:ورفعنا لك ذكرك. وأهل البدعة شنؤوا ما جاء به رسول اللّٰه صلى اللّٰه عليه وسلم،فكان لهم نصيب من قوله:إن شانئك هو الأبتر.. مجموع الفتاوى

"Ahlus sunnah walaupun jasad mereka mati, akan tetapi PENYEBUTAN Namanya senantiasa tetap hidup, sementara ahlul bid'ah ketika jasad mereka mati, maka MATI (HILANG) pula penyebutannya.

Karena AHLUSSUNNAH mereka MENGHIDUPKAN apa-apa yang datang dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka jadilah mereka memperoleh dari firman-Nya:

"Maka kami angkat (tinggikan) sebutan (nama) bagimu." (QS. Al Insyirah 4).

Adapun AHLUL BID'AH mereka MEMBENCI (mengolok-olok) sesuatu yang datang dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka jadilah mereka memperoleh akibat dari firman-Nya:

"Sesungguhnya orang-orang yang membecimu dialah yang terputus”. (Al-Kautsar : 3 ."  (Majmu' Fatawa). 

AFM

Kamis, 02 Maret 2023

Barangsiapa yang meninggalkan pakaian (yang mewah) disebabkan tawadhu’ (merendahkan diri) di hadapan Allah,

Abu al-Husain bin Sam'un rahimahullah berkata:

كل ما يصلحك مع الله فافعله

"Segala yang memperbagus keadaanmu kepada Allah, maka lakukanlah."

Hal ini sekalipun dengan cara berpakaian sebagus-bagus pakaian dan menikmati senikmat-nikmat pakaian. Adakalanya beberapa orang semakin bertakwa dengan pakaian mewah dan bagus. Namun kebanyakan orang sungguh sulit memambah ketakwaan dengan itu. 

Ingat kata Rasulullah:

مَنْ تَرَكَ اللِّبَاسِ تَوَاضُعًا لِلَّهِ وَهُوَ يَقْدِرُ عَلَيْهِ دَعَاهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى رُءُوسِ الْخَلاَئِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ مِنْ أَىِّ حُلَلِ الإِيمَانِ شَاءَ يَلْبَسُهَا

“Barangsiapa yang meninggalkan pakaian (yang mewah) disebabkan tawadhu’ (merendahkan diri) di hadapan Allah, sedangkan ia sebenarnya mampu, niscaya Allah memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segenap makhluk dan ia disuruh memilih jenis pakaian mana saja yang ia kehendaki untuk dikenakan.” [H.R at-Tirmidzy]

Meninggalkan berpakaian atau berkendaraan mewah agar dianggap tawadhu oleh orang adalah riya.

Meninggalkan semua itu agar tawadhu karena Allah maka pahalanya sangat mewah. 

========

Tulisan di atas bukan terjemahan apa yang ada di foto. 

Foto ini adalah scan terhadap kitab "Kitab al-Furu'" karya Ibnu Muflih al-Hanbaly rahimahullah.
Ustadz hasan al jaizy

Rabu, 01 Maret 2023

Berusaha Menjadi Orang Bertakwa

📚 Berusaha Menjadi Orang Bertakwa

"Untuk menjadi golongan orang-orang yang bertakwa dan pribadi yang seperti mereka, tidak disyaratkan harus bersih dari dosa, atau harus maksum (terjaga) dari kesalahan dan dosa-dosa." (Ibnu Taimiyyah rahimahullah)

🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA
Channel Telegram: https://t.me/iccdammamksa

sifat adil dan inshaf

✒️العدل والإنصاف
✒️Sifat adil & inshaf 

   "Berdebat dan diskusi tidaklah bermanfaat kecuali jika diiringi sifat adil dan inshaf. Jikalau tidak demikian maka seorang yang zhalim maka ia akan mengingkari kebenaran yang sebenarnya telah ia ketahui, inilah yang disebut "musafsith" dan "muqarmith" atau ia tidak akan mau mendengar dan berpikir untuk sampai kepada ilmu (yang benar), inilah orang yang berpaling dari berpikir dan istidlal". 

(Naqdhul-Manthiq: 182, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah)
Ustadz varian 

Matilah Kalian dengan Kemarahan Kalian !!!

🥀Matilah Kalian dengan Kemarahan Kalian !!!

Berkata Al-Imam Muqbil ibn Hadi Al-Wadi'i rahimahulloh ta'ala Tentang Talbis para Hizbiyyun & Ahlul Bid'ah,beliau menyebutkan rukun agama mereka :"

Empat Rukun HIZBIYYAH !!!

قال الشيخ مقبل -رحمه الله تعالى-: "هذه الحزبيات مبنية على: الكذب
والخداع والتلبيس وقلب الحقائق. اهـ 

𝐒𝐲𝐚𝐢𝐤𝐡 𝐌𝐮𝐪𝐛𝐢𝐥 rohimahulloh berkata : 

Hizbi-hizbi ini dibangun di atas 

1. Kedustaan 
2. Tipu menipu.
3. Kesamaran.
4. Pemutarbalikan fakta. 

📕 Ma'rifah Ushul Hizbiyyah, 17 ([غارة الأشرطة/ 1/ 15] وقاله أيضا في [حكم تصوير ذوات الأرواح/ 3 ] و[تحفة المجيب/ 184 ).

Komentar : Jadi wajar saja ketika antum berdiskusi dengan ahlul bid'ah & Para Hizbiyyun,didalam sebuah majelis yang hakikat nya antum membantah kesesatan mereka dengan penuh adab & akhlak serta kesantunan,Namun ketika selesai diskusi,mereka akan menyebarkan diantara jama'ah mereka yang bagaikan seekor keledai dan buih di lautan, mereka memanglah banyak Namun tak bermanfaat melainkan hanya untuk mengenyangkan perut perut sang dai..

antum akan dituduh dengan kedustaan,Tipu Menipu, Kesamaran,Pemutar balikan fakta,jangan merasa heran akhee,itu rukun agama mereka akhi !!!

jadi bersabar lah pegang erat sunnah itu,gigitlah ia,berjalan lah sesuai ilmu yang engkau miliki,serta Berdo'a lah kepada alloh azza wajalla agar diberikan kelurusan menjalankan agamanya,-

Serta kita katakan : موتوا بغيظكم  !! Mati Lah Kalian dengan Kemarahan kalian 

✍️Saudara Kalian : Abu Taymiyyah Yandri Al-Indunisy وفقه الله

Bismillah...Diniatkan edukasi siyasah syar'iyyah insya Allah

Bismillah...
Diniatkan edukasi siyasah syar'iyyah insya Allah
Ustadz noor ihsan silviantoro

Dunia itu seluruhnya adalah kegelapan, kecuali majelis-majelis para ulama (majelis ilmu).

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

الدنيا كلها ظلمة إلا مجالس العلماء

“Dunia itu seluruhnya adalah kegelapan, kecuali majelis-majelis para ulama (majelis ilmu).” 
_________________
(Kitabul Jami' 1/114 - Ibnu Abdil Barr)
Ustadz Abu usamah yahya