Rabu, 02 November 2022

Ada tiga derajat penuntut ilmu :

بسم الله

Ada tiga derajat penuntut ilmu :

Yg pertama golongan yg msh dalam tahap memaksa diri nya untuk bisa belajar, bisa membaca dan muroja'ah krn tdk terbiasa atau ia bukan type pembelajar.

Yg ke dua golongan yg sdh terbiasa belajar, terbiasa membaca, terbiasa menela'ah dan muroja'ah.
Golongan ini sdh melewati tahap pertama.
Tapi ia belum merasakan ilmu itu sebagai suatu kenikmatan dan peliru lara,

Yg ke tiga adalah golongan yg ilmu itu sdh menjadi kesenangan bagi nya, nikmat bagi nya, tempat istirahat bagi nya,
Pelipur lara di kala kesusahan,
ia sdh melewati tahap pertama dan ke dua,

Membaca kitab para ulama adalah lezat bagi nya,
Membaca tafsir Al qur'an dan hadits adalah kesenangan dan pelipur lara nya,
Muroja'ah dan mudzakaroh adalah tempat dan momen terindah bagi nya,

Demikian semoga bermanfaat.
Wallohu a'lam.
Ustadz ilham kaning

Karena bantahan dan kritik ilmiyyah adalah nasehat dan bukti kasih sayang,

#MANHAJ_SALAF

Karena bantahan dan kritik ilmiyyah adalah nasehat dan bukti kasih sayang, maka dalam manhaj Salaf diajarkan untuk saling memberi kritikan ilmiyyah jika mendapati kesalahan dan penyimpangan.
Ustadz muhammad alif 

JIKA CALON ISTRI TIDAK SHALAT (BEGITU JUGA CALON SUAMI)

📎 JIKA CALON ISTRI TIDAK SHALAT (BEGITU JUGA CALON SUAMI)

👤 Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata : 

الأنثى إذا كانت لا تصلي فلا يحل لمسلم أن يتزوجه‍ا 

"Seorang wanita apabila ia tidak sholat, maka tidaklah halal seorang muslim menikahinya"

____________

📚 Syarah Riadhush Sholihin 3/419

🌏 Web | shahihfiqih.com/nasehat-ulama/jika-calon-istri-tidak-shalat/

🖥 Youtube : youtube.com/shahihfiqih.
🌐 Telegram : t.me/shahihfiqih
📱 Instagram : Instagram.com/ShahihFiqih .
📺 Twitter : twitter.com/shahihfiqih.
💻 Facebook : facebook.com/shahihfiqih.

#nasehat #muhasabah #shahihfiqih #iman #amalahalih #doa #pernikahan #nikah #walimahsyari #jodoh #shalat #sholat

Allah berfirman dalam dua ayat yang artinya, “jika kalian hendak menghitung-hitung nikmat Allah atas kalian, kalian tak akan sanggup.” (Ibrahim: 34, Annahl: 18)

Allah berfirman dalam dua ayat yang artinya, “jika kalian hendak menghitung-hitung nikmat Allah atas kalian, kalian tak akan sanggup.” (Ibrahim: 34, Annahl: 18)

Untuk nikmat Allah saja tidak pernah mampu kita beli dengan syukur, siapa yang bisa membeli sesuatu yang tidak dapat ia hitung banyaknya?

Maka tidak pantas seseorang ujub apalagi menyombongkan amal solehnya.

Setiap kali kau beramal jangan pernah ujub dengan amalanmu, sungguh amalanmu sangat sedikit jika disandingkan dengan hak Allah. Begitu kata Syaikh Utsaimin rahimahullah.
Ustadz yuspian 

Juhud (الجحود)Juhud artinya: Secara lahiriyah menentang sesuatu, namun kondisi hatinya mengakui

Juhud (الجحود)

Juhud artinya: Secara lahiriyah menentang sesuatu, namun kondisi hatinya mengakui, sebagaimana firman Allah:

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا

“Dan mereka menentangnya padahal hati mereka meyakini kebenarannya, karena kezhaliman dan kesombongan mereka” [QS. An-Naml : 14].

Juhud terhadap syariat Allah hukumnya kufur dan pelakunya kafir. Namun perlu diingat bahwa juhud ini bukan dilihat semata-mata dari perbuatan lahiriyah namun juga terkait batinnya, sebagaimana kandungan ayat di atas. Oleh karena itu para ulama menyebutkan, di antaranya Ar Raghib Al Ashfahani:

الجحود نفي ما في القلب إثباته وإثبات ما في القلب نفيه

"Juhud adalah menolak sesuatu yang diakui oleh hatinya, atau menetapkan sesuatu yang ditolak oleh hatinya" (Al Mufradat hal. 95)

Al Fairuz Abadi mengatakan:

جحده يفيد أنه أنكره مع علمه به

"Juhud terhadap sesuatu, berarti ia mengingkarinya padahal ia tahu.." (Al Qamus Al Muhith 1/389)

Syaikh Bandar Al Utaibi menjelaskan:

وما كان أمرا قلبيا فإنه لا يعرف إلا بالتصريح بما في النفس

"Karena ini merupakan perkara hati, maka tidaklah diketahui kecuali dengan penegasan dari apa yang ada dalam jiwa" (Al Hukmu bi Ghairi Maa Anzalallah hal. 16)

Jadi sebelum menghukumi juhud, hati-hati, harus tahu dulu pengertian juhud, kemudian juga pastikan objek yang dihukumi memenuhi pengertian tersebut..

Sebetulnya pembahasan seputar takfir (pengkafiran) adalah materi berat yang mana FB bukan tempat untuk itu, sebab ia butuh sesi pengajian secara tersendiri, dan butuh kehati-hatian dalam menyampaikan. Apalagi isi FB sangat heterogen.

Hanyalah itu dibahas di sini semata karena adanya fenomena pengkafiran yang diumbar bebas di medsos, sehingga meluruskannya pun harus di tempat yang sama dengan tempat ia terumbar. Allahul musta'an.
Ustadz ristiyan ragil 

Aqidah Salaf Bukan Untuk Diperdebatkan

"Aqidah Salaf Bukan Untuk Diperdebatkan"

Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi

Diantara alasan utama kokohnya Aqidah Salaf shalih adalah karena mereka memiliki keyakinan yang sangat kuat terhadap agama dan aqidah mereka sehingga tidak butuh menawarkannya pada pendapat dan logika orang lain. 
Berbeda halnya dengan ahli bid’ah dan ahli filsafat, mereka berpindah-pindah dari keyakinan menuju keyakinan lainnya karena mereka selalui dibayangi oleh keraguan dan kerancuan. 

Umar bin Abdul Aziz berkata: “Barangsiapa menjadikan agamanya sebagai bahan perdebatan maka dia akan sering berpindah-pindah pendapat”. (Al-Ibanah 2/503 oleh Ibnu Baththoh).

Suatu saat, ada seorang berkata kepada Imam Malik: Wahai Abu Abdillah, dengarkanlah aku, saya akan berdialog dan berdebat denganmu jika engkau kalah maka engkau ikuti pendapatku. Kata Imam Malik: Bagaimana jika ada orang lain yang mendebat kita lalu dia mengalahkan kita? Orang tersebut menjawab: “Ya kita ikuti dia”. Serentak Imam Malik mengatakan: Wahai Abdullah, sesungguhnya Allah mengutus Muhammad dengan satu agama, namun mengapa saya melihat dirimu berpindah-pindah dari agama menuju agama lainnya”. Beliau juga mengatakan: “Apakah setiap kali datang seorang yang lebih lihai berbicara, lalu kita tinggalkan apa yang dibawa oleh Jibril kepada Muhammad?!! (Al Ibanah 2/507-508)

Pernah juga ada seorang datang kepada Imam Hasan al-Bashri seraya mengatakan: Wahai Abu Said, marilah kita berdebat tentang agama, maka Hasan menjawab: “Saya telah yakin dengan agama saya, jika memang kamu kehilangan agamamu maka pergi dan carilah”. (Al Ibanah 2/509) 

Nukilan-nukilan atsar di atas menunjukkan kokohnya ulama salaf dalam beragama dan tidak butuh kepada perdebatan dan dialog untuk mencari pemikiran dan pendapat lainnya yang menyimpang.

"Tsabatu Aqidah Salaf" karya Syeikh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin Al Abbad.

DAM Haji/Umroh?

DAM Haji/Umroh?

Dam adalah tebusan yang harus ditunaikan, jika seorang muhrim melakukan hal yang dilarang atau meninggalkan kewajiban ihram.

Tak usah berpanjang lebar, berikut pembahasan ringkas terkait Dam !

1- *Dam Tartib & Taqdir*
untuk orang yang meninggalkan kewajiban Ihram.

Damnya adalah 
1- Menyembelih kambing
2- Puasa 10 Hari.

Tartib artinya harus ditunaikan sesuai urutan yang ada, tidak boleh lompat/pilih ke pilihanr berikutnya kecuali tidak mampu.

Taqdir artinya kadarnya sudah ditentukan, spesifikasinya sudah jelas.

2- *Dam Tartib & Ta'dil* untuk orang menggauli istrinya atau tertahan tidak bisa menyelesaikan haji/umrohnya (Ihshor).

Dam orang yang menggauli istrinya :
1- Badanah (unta atau sapi yang gemuk)
2- Memberikan makan dengan seharga badanah (makanan mentah yang sah dipakai zakat)
3- Puasa. Berapa hari? sebanyak jumlah mud dari harga badanah, misalnya harga badanah 3juta, 3juta kalau dibeliin beras terus ditakar ke mud, dapat berapa mud tuh? Kalau dapat 100 misalnya, berarti puasanya 100 hari.

Dam untuk Muhshir/orang yang tertahan:
1- Menyembelih kambing
2- , 3- sama seperti orang yang menggauli istrinya.

Apa makna tartib & ta'dil?
Tartib maknanya, harus urut tidak bisa langsung pilih no 2, atau 3, kecuali tidak bisa/tidak mampu.
Ta'dil maknanya kadarnya tidak spesifik/belum jelas.

3- *Dam Takhyir & Taqdir* 
untuk orang yang melakukan hal yang dilarang/diharamkan kecuali jima', ihshor, memotong tumbuhan, memburu hewan.

Damnya adalah 
1- Menyembelih kambing
2- Sedekah 3Sho' makanan untuk 6 orang miskin (makanan yang sah dipakai untuk zakat)
3- Puasa 3 hari.

Apa makna takhir & taqdir? 
Takhir maknanya bebas milih 1/2/3, tidak harus urut.
Taqdir maknanya takaranya sudah ditentukan, sudah jelas spesifikasinya.

4- *Dam Takhyir & Ta'dil*
untuk orang yang berburu dan memotong/mencabut pohon.

Damnya adalah
1- Menggganti yang serupa / المثل [ In sha Allah ada di part selanjutnya ]
2- Bersedekah dengan makanan yang bisa dipakai zakat, seharga hewan yang diburu/tumbuhan yang dirusak.
3- Berpuasa.
Berapa lama?
Sebanyak jumlah mud, misalnya dia memburu hewan harganya sejuta, uang sejut jika dibeliin beras kira2 kalau ditakar pakai mud nabawi dapat berapa biji? Kalau 100, maka puasanya 100 hari.

Catatan :
Menyembelih atau sedekahnya untuk fuqora makkah, kecuali muhshir.

Allahu ta'ala alam.

#Murojaahtipis2 #FikihSyafii #Dam #Madinah.
Ustadz muhammad arif rahman