Rabu, 09 Maret 2022

Bagaimana Solusinya?(Pertanyaan)“Syekh, bagaimana solusi agar terhindar dari melihat yang haram? Demi Allah, hati ini terasa hampir² binasa karenanya."

📱 Bagaimana Solusinya?

(Pertanyaan)
“Syekh, bagaimana solusi agar terhindar dari melihat yang haram? Demi Allah, hati ini terasa hampir² binasa karenanya."

(Jawaban)
"Hendaklah engkau terus menerus berdoa dengan kalimat ini:

رَبِّي اصْرِفْ عَنِّي السُّوْءَ وَالْفَحْشَاءَ وَاجْعَلَنِيْ مِنْ عِبَادِكَ المُخْلَصِيْنَ

“Rabbishrif ‘annis-Suu’ wal-Fahsyaa', waj'alnii min ‘ibaadikal-mukhlashiin (ya Allah, palingkanlah dariku keburukan dan kekejian, dan jadikanlah aku termasuk hambaMu yang terpilih).” 

Jangan sekadar coba²! Tapi terus-meneruslah memanjatkan doa ini dan doa² baik lainnya puluhan kali setiap hari tanpa bosan dan terputus. Demi Allah, engkau akan melihat hasil yang sebelumnya tidak pernah engkau sangka². Peganglah doa tersebut!” (Dr. Abdullah asy-Syayi’ hafizhahullah)

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman tentang nabi Yusuf 'alaihissalam:

وَلَقَدۡ هَمَّتۡ بِهِۦۖ وَهَمَّ بِهَا لَوۡلَآ أَن رَّءَا بُرۡهَٰنَ رَبِّهِۦۚ كَذَٰلِكَ لِنَصۡرِفَ عَنۡهُ ٱلسُّوٓءَ وَٱلۡفَحۡشَآءَۚ إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُخۡلَصِينَ

Dan sungguh, perempuan itu telah berkehendak kepadanya (Yusuf). Dan Yusuf pun berkehendak kepadanya, sekiranya dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, Kami palingkan darinya keburukan dan kekejian. Sungguh, dia (Yusuf) termasuk hamba Kami yang terpilih. (Q.S. Yusuf: 24)

🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA
Channel Telegram: https://t.me/iccdammamksa

Selasa, 08 Maret 2022

Hukum Mengambil Upah Dalam DakwahOleh: Syaikh Abdulaziz bin Baz rahimahullah ta'ala.

Hukum Mengambil Upah Dalam Dakwah
Oleh: Syaikh Abdulaziz bin Baz rahimahullah ta'ala. 

Pertanyaan: Apa pendapat Anda tentang seorang yang mengambil upah atas dakwah ilallah yang dilakukannya dan juga mengajar tahfidz al Quran? 

Jawaban: Tidak apa-apa hal itu. Seorang pengajar diberikan upah atas pekerjaannya mengajar tahfidz Al Quran, mengajar Al Quran, begitu juga dakwah. Karena semua ini memerlukan kepada waktu dan beban usaha. Jika ia diberi dari baitul mal, atau harta wakaf kaum muslimin, atau donatur, yang membantunya untuk taklim, tahfidz, dakwah ilallah dan tadris, maka semuanya baik. Tidak apa-apa. Walhamdulillah.

Senin, 07 Maret 2022

Jiwa menjadi sakit karena dosa-dosa & pondasi utama bagi kesehatan adalah engkau senantiasa memperbanyak taubat kepada Allah Ta'ala

"Jiwa menjadi sakit karena dosa-dosa & pondasi utama bagi kesehatan adalah engkau senantiasa memperbanyak taubat kepada Allah Ta'ala

[ At-Tabshirah — Ibnul Jauzi ]
إنما مرض القلوب من الذنوب ... 

وأصل العافية أن تتوب ...

[ التبصرة - ابن الجوزي ]
Ustadz bagus ferry

Ulama - Ulama Yang Belum Menikah Sampai Akhir Hayatnya

🔰 Ulama - Ulama Yang Belum Menikah Sampai Akhir Hayatnya 🔰

Ups, tenang dulu. Bukan karena mereka tak mau menikah atau kenapa kenapa ya kawan, hanya saja waktu mereka habis untuk ilmu, menulis, dan berdakwah. Mari kita hafalkan nama-nama sebahagian dari mereka:

》1. Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath Thabari (sang pemilik kitab Tafsir yang terkenal) - رحمه الله-

》2. Imam Abu Ali Al Farisi -رحمه الله-

》3. Imam Muhammad bin Al Qaasim Al Anbari -رحمه الله-

》4. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -رحمه الله-

》5. Al Imam Al Hafizh An Nawawi -رحمه الله-

》6. Imam Nashihuddin Al Hanbali (yang dikenal dengan sebutan IBNUL MANNI) -رحمه الله-

》7. Imam Hannad bin As Sariy -رحمه الله-

》8. Imam Ibnul Khasysyab Al Baghdadi -رحمه الله-

》9. Imam Husain bin Ali Al Ju'fi -رحمه الله-

》10. Imam Abu Nashr Bisyr Al Hafiy -رحمه الله-

》11. Karimah binti Ahmad bin Muhammad Al Marrudziyah (Seorang Ulama Wanita Ahli Hadits yang dikenal dengan sebutan UMMUL KARAM dan SITTIL KIRAM) -رحمها الله- 

Semoga Allah merahmati mereka, dan menempatkan mereka serta kita semua disurga firdaus yang tinggi.

Madinah An Nabawiyyah 
✒Yami Amanda Cahyanto

Siapa yang amat cinta pada dunia dan terbahagiakan karenanya, niscaya tercabutlah rasa takut akan akhirat dari dalam hatinya

"Siapa yang amat cinta pada dunia dan terbahagiakan karenanya, niscaya tercabutlah rasa takut akan akhirat dari dalam hatinya "

[ Imam Sufyan Ats-Tsauri ]
قال سفيان الثوري -رحمه الله- :

"مَنْ أَحَبّ الدُّنيَا وَسُرَّ بِهَا نُزِعَ خَوفُ الْآخِرَةِ مِن قلبِه "

[ حلية الأولياء - أبو نعيم ]
Ustadz bagus ferry

jadikan dirimu asing

Apa bahaya tasyri' (mmbuat syariat)?

Apa bahaya tasyri' (mmbuat syariat)?

Dalam status2 ttg bidah sering kita tekankan agar amaliyah yg didasari dalil yg bersifat umum/muthlak sebaiknya dikerjakan di ranah personal antara dirinya dg Allah semata karena yg demikian akan terhindar dari tasyri'.

Beda halnya ketika dilakukan secara jama'iy. Mengajak manusia scr umum sangat rentan masuk ke wilayah tasyri (mmbuat syariat) yg  merupakan hak Allah swt (حمى الله)

Orang yg melakukan tasyri' (meski pada dasarnya dia tdk bermaksud demikian)  berarti telah menempatkan diri sbg sekutu bagi Allah, atau sekutu bagi Rasul-Nya dalam tugas risalah.

Sungguh hal itu merupakan sebesar2 dosa.
Menyekutukan Allah saja dosa besar yg tdk diampuni, apalagi menempatkan diri seolah sbg sekutu-Nya dlm tasyri'.

Orang yg beriman pasti merinding berdiri bulu kuduknya jika menyadari bahaya tasyri'. 

أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُم مِّنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَن بِهِ اللَّهُ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۗ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (21)

" Apakah mereka memiliki sekutu bagi Allah yg membuat syariat berupa ajaran agama yg tdk dijinkan oleh Allah? Andai bukan karena ketentuan Allah yg telah lalu niscaya mereka langsung diadili/dihukum. Sesungguhnya orang-orang yang dholim bagi mereka siksa yg pedih." QS. Syura : 21

القول في تأويل قوله تعالى : أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ وَلَوْلا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (21)
يقول تعالى ذكره: أم لهؤلاء المشركين بالله شركاء في شركهم وضلالتهم ( شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ ) يقول: ابتدعوا لهم من الدين ما لم يبح الله لهم ابتداعه ( وَلَوْلا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ) يقول تعالى ذكره: ولولا السابق من الله في أنه لا يعجل لهم العذاب في الدنيا, وأنه مضى من قيله إنهم مؤخرون بالعقوبة إلى قيام الساعة, لفرغ من الحكم بينكم وبينهم بتعجيله العذاب لهم في الدنيا, ولكن لهم في الآخرة من العذاب الأليم, كما قال جلّ ثناؤه: ( وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ) يقول: وإن الكافرين بالله لهم يوم القيامة عذاب مؤلم مُوجع
Ustadz noor ikhsan silviantoro