Sabtu, 02 Mei 2020

Imam Abu Hanifah juga lebih senang mempelajari kisah-kisah para ulama

Imam Abu Hanifah juga lebih senang 
mempelajari kisah-kisah para ulama 
dibanding menguasai bab fiqih. 
Beliau rahimahullah mengatakan 
حَ ُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُُّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّّ
“Kisah-kisah para ulama dan duduk 
bersama mereka lebih aku sukai daripada 
menguasai beberapa bab fikih. Karena 
dalam kisah mereka diajarkan berbagai 
adab dan akhlak luhur mereka.” (Al-
Madkhol, 1:164)
Ust Muhammad Abduh Tuasikal 

Mau lebaran banyak yg open PO daging. Pastikan si penjual punya barangnya. Ada 2 keharaman yg sering terjadi :

Mau lebaran banyak yg open PO daging. Pastikan si penjual punya barangnya. Ada 2 keharaman yg sering terjadi :
1. Jual beli hutang dengan hutang (kali bil kali). Dagingnya blm dibeli dari supplier, konsumen bayarnya pun ngutang. 

2. Riba. Konsumen bayar Dp ke penjual daging. Daging belum dibeli dari supplier. Setelah dp dibayar si penjual melunasi pembayaran harga daging ke supplier. ( persis kyk leasing motor)
Ust ahmad Suryana

Bagi yg tidak punya modal berikut alternatif cara berjualan yg aman secara syariah :

Bagi yg tidak punya modal berikut alternatif cara berjualan yg aman secara syariah :

1. Jual beli tempo. 
Modal kepercayaan ambil barang ke supplier kemudian dibayar pada waktu yg disepakati.

2. Wakalah/keagenan (konsinyasi). 
Minta stok ke supplier. Kalau ada yg laku baru disetor. Kalau untuk dropship barang tidak harus ditaruh digudang kita. Yg penting dapat nota list barang yg boleh kita jualkan, nota difoto dan dikirim via WA. 
Contoh isi nota :
- gamis merah 10 pcs
- Sirwal item 5 pcs
- Peci 12 pcs, dst. Total sekian.
Ini namanya objek wakalah. Jadi ketersediaan barang yg boleh kita jualkan itu jelas adanya. 

3. Akad salam
Ini jual beli beli spesifikasi, bukan jual barang merk tertentu atau hanya dijual di toko tertentu. 
Harus barang yg banyak tersedia dipasaran. Contoh : mau jual daging dng akad salam. Spesifikasinya daging iga, bobot sekian, grade sekian. Dibayar tunai SAH. penyerahan di waktu yg disepakati.
Ust Ahmad suryana

TIDAK MENG-ÂMÎN-KAN QUNUT IMAM, BATAL SHOLATNYA..?

TIDAK MENG-ÂMÎN-KAN QUNUT IMAM, BATAL SHOLATNYA..?

Syaikh Muhammad bin Shôlih Al-Utsaimin -rahimahullah- ditanya :

عندنا صلاة الصبح جماعة في المسجد يأتي الإمام بدعاء القنوت ونحن لا نؤمِّن معه، فهل صلاتنا صحيحة؟ وما نصيحتكم لهذا الإمام بارك الله فيكم؟

"Di tempat kami sholat subuh berjamaah sedangkan sang imam membaca do'a qunut dan kamipun tidak meng-âmîn-kannya.
• Apakah sholat kami sah?
• Apa nasihat anda untuk sang imam?
Semoga Allah memberkahi anda

Beliau menjawab :

الشيخ: القنوت في صلاة الصبح سنة عند الشافعي، أو عند أصحاب الشافعي، وهو من الأمور التي يسوق فيها الاجتهاد، فإذا كان هذا الإمام يقنت بناء على ما ظهر عنده من الدليل فلا حرج عليه في ذلك، وعلى المأموم أن يتابعه، ولا يتخلف عنه ولا يسجد قبله ويؤمِّن على دعائه أيضاً
فإن الإمام أحمد رحمه الله سئل عن الرجل يأتم بقانت في الفجر، فقال: يتابعه ويؤمِّن؛ يعني يؤمِّن على دعائه وإذا لم يؤمِّن فإن صلاته صحيحة، لكن كونه يؤمِّن ويتبع الإمام ولا يذكر مخالفة فأحسن وأولى.

• Qunut subuh merupakan sunnah menurut Imam Asy-Syafi'i atau Ulama Syafi'iyyah dan ini termasuk perkara Ijtihadiyyah
• Sehingga kalau imam tersebut qunut subuh menurut apa yang dalilnya kuat menurutnya maka tidak mengapa
• Wajib bagi makmum untuk mengikutinya, tidak terlambat juga tidak sujud mendahuluinya dan meng-âmîn-kan do'anya juga

فإن الإمام أحمد رحمه الله سئل عن الرجل يأتم بقانت في الفجر، فقال: يتابعه ويؤمِّن؛ يعني يؤمِّن على دعائه وإذا لم يؤمِّن فإن صلاته صحيحة، لكن كونه يؤمِّن ويتبع الإمام ولا يذكر مخالفة فأحسن وأولى.
Imam Ahmad -Rahimahullah- ketika ditanya seseorang yang bermakmum dengan imam yang qunut subuh menjawab :
• Ikuti dia dan aminkanlah, maksudnya aminkanlah do'anya
• Walaupun jika tidak meng-âmîn-kan tetap sah sholatnya
• Hanya saja ketika dia meng-âmîn-kan, mengikuti imam dan tidak menyelisihi maka itu lebih utama

Sumber http://binothaimeen.net/content/9618

MOHON DIKOREKSI
Ust Nurhadi Nugroho

Jumat, 01 Mei 2020

Saat Orang Lain Menyakiti Kita Tanpa Sebab

Saat Orang Lain Menyakiti Kita Tanpa Sebab

Jika kita disikapi dengan kaku atau merasa disakiti oleh seseorang, sedangkan kita merasa tidak pernah berbuat salah kepadanya, lalu apa sebaiknya yang kita Iakukan? 

Mungkin itu suatu teguran dari Allah atas dosa kita. Kita sebagai manusia yang lemah, tidak luput dari noda dan dosa. 

Perbaikilah hubungan kita dengan Allah niscaya Allah akan memperbaiki hubungan kita dengan manusia. 

Teruslah fokus untuk menjadi insan bertakwa dan jangan tersibukkan dengan membawa perasaan dan terombang ambing dengan berburuk sangka dan menyia nyiakan waktu. 

Semoga Allah mensucikan hati kita, melindungi kita dari jebakan dan perangkap setan, aamiin.

(Nasihat dari Ustadz Farid Qasim Anuz hafidzahullah)
Di share oleh ustadz Mu'adz mukhadasin hafidahullah

sembunyikan kebaikanmu

Sembunyikan kebaikan mu sebagaimana engkau berusaha menutupi kesalahanmu
Hilyatul Auliya 3/240

Renungan Ayat (2) jika kita tidak bersemangat dalam kebaikan itu artinya hati kita sedang sakit

Renungan Ayat (2)

Allah Ta'ala berfirman tentang munafikin:

وَلَوْ أَرَادُوا۟ ٱلْخُرُوجَ لَأَعَدُّوا۟ لَهُۥ عُدَّةً وَلَٰكِن كَرِهَ ٱللَّهُ ٱنۢبِعَاثَهُمْ فَثَبَّطَهُمْ وَقِيلَ ٱقْعُدُوا۟ مَعَ ٱلْقَٰعِدِينَ

Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: "Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu".
(Attaubah: 46)

Sungguh ini adalah ayat yang membuat merinding dan khawatir...
Lihatlah..
Allah tidak menyukai keberangkatan mereka kaum munafikin kepada kebaikan..
Maka Allah melemahkan keinginan mereka kepada kebaikan tersebut..

Saat hati kita dijadikan lemah menuju kebaikan..
Mau berangkat ke masjid malas..
Mau berangkat menuntut ilmu malas..
Berarti apa ?
Artinya di hati kita ada penyakit..
Semua pasti akibat maksiat..
Maka segeralah bertaubat dan meminta ampun kepada Allah
Ustadz badrusalam lc