Kamis, 29 April 2021

PELAKU DOSA TETAP DIWAJIBKAN AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR*

*PELAKU DOSA TETAP DIWAJIBKAN AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR*

✍๐Ÿป Ibnu Daqiqil Ied rahimahullah berkata, "Bahwa para Ulama menuturkan, 

‎ู„ุง ูŠุดุชุฑุท ููŠ ุงู„ุขู…ุฑ ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู ูˆ ุงู„ู†ุงู‡ูŠ ุนู† ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ุฃู† ูŠูƒูˆู† ูƒุงู…ู„ ุงู„ุญุงู„ ู…ู…ุชุซู„ุง ู…ุง ูŠุฃู…ุฑ ุจู‡ ู…ุฌุชู†ุจุง ู…ุง ูŠู†ู‡ู‰ ุนู†ู‡. ุจู„ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุฃู…ุฑ ูˆ ุฅู† ูƒุงู† ู…ุฑุชูƒุจุง ุฎู„ุงู ุฐุงู„ูƒ

"Tidaklah disyaratkan bagi orang yang mengamalkan amar ma'ruf nahi munkar itu harus sempurna kebaikannya, dan tidak harus orang yang senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkan (agama) dan meninggalkan hal yang dilarang. Bahkan tetap wajib baginya amar ma'ruf nahi munkar meskipun ia melakukan yang sebaliknya."

‎ู„ุฃู†ู‡ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ ุดูŠุฆุงู†، ุฃู† ูŠุฃู…ุฑ ู†ูุณู‡ ูˆ ูŠู†ู‡ุงู‡ุง، ูˆ ูŠุฃู…ุฑ ุบูŠุฑู‡ ูˆ ูŠู†ู‡ุงู‡".

Karena ada dua kewajiban yang harus dia tunaikan ; (1) Memerintahkan (amar makruf) kepada diri sendiri dan mencegahnya (nahi mungkar).
(2) Memerintahkan (amar makruf) kepada orang lain dan mencegahnya (nahi mungkar).

๐Ÿ“š Ibnu Daqiqil Ied, Syarh al-Arbain an-Nawawiyyah, hadits ke-34

Dibagikan oleh Team Rumah Ilmu Dar Alamiyyah dan Kampus Dakwah Utsman dibawah bimbingan Ustadz Anton Abdillah Lc

Boleh disebarluaskan tanpa mengurangi isi tulisan.
Barakallahu fiikum.