🟤 FIQIH ZAKAT 🟤
🔶 Jenis zakat :
Di dalam kitab Az-zakat fil Islam yang di tulis oleh syaikh Sa'id bin Ali bin wahab al qahthani rahimahullah hal : 7-8, beliau menyebutkan bahwa zakat ada 3 jenis yaitu :
1.🔖Zakatun nafs (zakat jiwa)
2. 🔖Zakat badan (zakat jasmani)
3. 🔖Zakat mal ( zakat harta )
🔖Zakat nafs Allah sebutkan dalam surah asy - syam ayat 7 hingga 9
Allah Ta'ala berfirman:
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰٮهَا ۖ
فَاَ لْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰٮهَا ۖ
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰٮهَا ۖ
"demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,"
"maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,"
"sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),"
(QS. Asy-Syams 91: Ayat 7 s/d 9)
📌Zakat nafs mensucikan diri dari kesyirikan, kekafiran, dan dari maksiat.
Zakat nafs mensucikan diri dari kesyirikan dengan cara mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah subhanahu wa ta a'la, yang harus kita yakini adalah 1 hal bahwa hamba - hamba itu semuanya manusia dan mahluk² semuanya tidak ada yang bisa memberi manfaat sama sekali dan tidak ada yang bisa memberi mudhorot , yang bisa memberi manfaat hanya Allah subhanahu wa ta a'la dan yang mampu memudhorotkan siapapun hanya Allah subhanahu wa ta a'la.
Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada Abdullah bin ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma dalam hadist riwayat tirmidzi
Ketahuilah, bahwa seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberi suatu manfaat kepadamu, maka mereka tidak akan dapat memberi manfaat kepadamu, kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu. Sebaliknya, jika mereka berkumpul untuk menimpakan suatu kemudharatan (bahaya) kepadamu, maka mereka tidak akan dapat menimpakan kemudharatan (bahaya) kepadamu, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu.
📌Diantara bentuk Zakat nafs adalah mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu alaihi wasalam, karena yang datang di bawa oleh rasulullah shalallahualaihi wasalam adalah haq.
📌Zakat nafs juga dengan memperbaiki akhlak kita dan hubungan kita dengan manusia. Allah ta a'la menyifati nabi kita Muhamad shalallahu alaihi wasalam di atas akhlak yang sangat tinggi di dalam surah al qalam
Allah Ta'ala berfirman:
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
"Dan sesungguhnya engkau (muhamad benar-benar berada di atas akhlak yang agung."
(QS. Al-Qalam 68: Ayat 4)
📌Zakat nafs berbuat baik kepada mahluk dan sesama, orang yang berbuat baik kepada mahluk dan sesama akan mendatangkan cintanya Allah ta a'la.
Allah Ta'ala berfirman:
وَاَ حْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
Dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 195)
Dan perlu di ketahui bahwa ketika seorang berbuat kebaikan kepada sesamanya dia akan mendapatkan pahala di akhirat bahkan perlu di ingat bukan hanya pahala akhirat saja di duniapun orang yang berbuat baik kepada sesama dia akan mendapatkan kebaikan, hadist riwayat muslim no 2699
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
وَاللهُ فِـي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.
🔖Zakat badan (zakat fitri)
Rasulullah shalallahu alaihi wasalam mewajibkan zakat fitrah untuk seluruh kaum muslimin, anak kecil, orang desawa (baik laiki² ataupun wanita merdeka ataupun budak sahaya) dalam rangka mensucikan orang - orang yang berpuasa dari kesia - siaan yang dilakukan di bulan puasa.
🔖Zakat mal (Zakat harta)
Kita akan bahas zakat mal ini.
Makna Zakat Mal
📌Secara bahasa zakat memiliki banyak makna diantaranya : suci, shalih, tumbuh/berkembang, barakah, dan pujian.
▪️zakat bermakna shalih sebagaimana firman Allah ta a'la dalam surah al kahfi ayat 81:
فَاَ رَدْنَاۤ اَنْ يُّبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِّنْهُ زَكٰوةً وَّاَقْرَبَ رُحْمًا
"Kemudian kami menghendaki, sekiranya Tuhan mereka menggantinya dengan (seorang anak lain) yang lebih baik kesuciannya daripada (anak) itu dan lebih sayang (kepada ibu bapaknya)."
Kesuciannya disini artinya keshalihannya.
▪️Zakat bermakna pujian seperti dalam firman
Allah ta'ala :
فَلَا تُزَكُّوْۤا اَنْفُسَكُمْ ۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى
Maka janganlah kalian memuji diri sendiri. Dia (Allah subhanahu wa ta a'la) mengetahui tentang orang yang bertakwa."
(QS. An-Najm 53: Ayat 32)
📌Adapun makna Zakat menurut syariat adalah : beribadah kepada Allah dengan cara mengeluarkan sejumlah harta dengan jumlah tertentu dari harta tertentu, pada waktu tertentu kepada orang yang tertentu, dengan syarat² tertentu.
🔶 Kapan disyariatkannya zakat ?
Allah subhanahu wa ta a'la telah mensyariatkan zakat sejak di periode mekah tetapi di syariatkan secara mutlak belum dijelaskan tentang nishab dan ukurannya.
Allah Subhahu wa Ta'ala berfirman:
كُلُوْا مِنْ ثَمَرِهٖۤ اِذَاۤ اَثْمَرَ وَاٰ تُوْا حَقَّهٗ يَوْمَ حَصَا دِهٖ ۖ وَلَا تُسْرِفُوْا ۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ۙ
Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah haknya (zakatnya) pada waktu memetik hasilnya, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan,"
(QS. Al-An'am 6: Ayat 141)
Di periode Mekah juga Allah ta'ala mencela orang² yang tidak peduli terhadap orang miskin, mencela orang² yang mengingkari Allah, mencela orang² yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
Allah Ta'ala berfirman:
اِنَّهٗ كَا نَ لَا يُؤْمِنُ بِا للّٰهِ الْعَظِيْمِ ۙ
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَا مِ الْمِسْكِيْنِ ۗ
"Sesungguhnya dialah orang yang tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar."
"Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin."
(QS. Al-Haqqah 69: Ayat 33 - 34)
Ini menunjukan bahwa ayat ini sudah ada perintah untuk zakat tapi belum di jelaskan akan kadarnya.
Kita jumpai di surah adz dzariyat Allah menjelaskan tentang sifatnya orang2 yang bertaqwa yang Allah subhanahu wa ta a'la masukan mereka kedalam syurga dan ini juga menunjukan bahwa memberi makan kepada orang miskin menjadi sebab masuk ke dalam syurga.
Allah ta'ala berfirman:
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air,"
اٰخِذِيْنَ مَاۤ اٰتٰٮهُمْ رَبُّهُمْ ۗ اِنَّهُمْ كَا نُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُحْسِنِيْنَ ۗ
"mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik,"
كَا نُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ
"mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;"
وَبِا لْاَ سْحَا رِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
"dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)."
وَفِيْۤ اَمْوَا لِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَا لْمَحْرُوْمِ
"Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta."
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 15 - 19)
Adapun di Madinah Allah mewajibkan zakat pada tahun 2 hijriyah sebagai mana yang di jelaskan oleh imam ibnu katsir rahimahullah dalam tafsir Al qur'anul adzim ketika beliau menjelaskan firman Allah subhanahu wa ta a'la surah al mu'minun ayat 4
وَا لَّذِيْنَ هُمْ لِلزَّكٰوةِ فَا عِلُوْنَ ۙ
"dan orang yang menunaikan zakat,"
(QS. Al-Mu'minun 23: Ayat 4)
Orang² yang beriman itu adalah orang² yang menunaikan zakat² mereka, dan di dalam sini di jelaskan oleh imam ibnu katsir rahimahullah bahwa di wajibkan zakat di madinah tahun 2 Hijriyah di sebutkan tentang nisobnya, kadarnya dan seterusnya.
🔶 Kedudukan zakat dalam agama islam.
Zakat lebih kuat kedudukannya dari segi rukun dari puasa Ramadhan.
♦️Rukun islam ada 5 :
1. 🍂Syahadat laillaha ilallah muhamadarasulullah
2. 🍂Shalat
3. 🍂Zakat
4. 🍂Puasa
5. 🍂Ibadah haji.
🔶 Keutamaan zakat
Ada banyak keutamaan membayar zakat, dalam kesempatan ini kita sebutkan 3 dari keutamaan-keutamaannya :
1. 👉🏻Mensucikan diri dari dosa dan akhlak yang tercela.
Allah ta ala berfirman :
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.
(Surat At-Taubah Ayat 103)
Dalam hadist riwayat Ahmad, Tirmidzi, dan ibnu majah. Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda :
الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ وَالْحَسَدُ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
“Sedekah itu akan memadamkan dosa sebagaimana air dapat memadamkan api. Hasad akan memakan kebaikan sebagaimana api melahap kayu bakar.”
Allah ta ala berfirman :
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir),
(Surat Al-Baqarah Ayat 268)
2. 👉🏻Zakat menambah Harta,
Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Tidaklah sedekah itu mengurangi harta.”
(HR. Muslim)
Allah subhanahu wa ta ala berfirman :
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.
(Surat Saba’ Ayat 39)
3. 👉🏻Zakat menjadikan orang fakir ridho terhadap oran kaya, dan zakat akan menghilangkan kecemburuan sosial.
📝 Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Barakallahu fiikum....
📑 Diringkas dari kajian ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, lc hafidzahullah, Rabu 6 Mei 2020 / 13 Ramadhan 1441 H...
Bersambung insya Allah...
✍ Miftahul Jannah