Merujuk kepada syarat pewakaf jika kita mengikuti pendapat Malikiyah dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah yang membolehkan mewakafkan sesuatu yang sirna setelah penggunaan, maka ini merupakan syarat yang harus ditaati oleh orang yang menjadi sasaran wakaf.
Namun jika mengikuti pendapat jumhur yang tidak membolehkan mewakafkan sesuatu yang musnah setelah penggunaan, maka ini dihitung sedekah yang peraturannya juga harus ditaati oleh orang yang diberi.
'Ala kulli hal kedua pendapat di atas sesuai dengan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
المسلمون على شروطهم إلا شرطا حرم حلالا أو أحل حراما
"Kaum muslimin harus memenuhi syarat-syarat yang telah mereka sepakati kecuali syarat yang mengharamkan suatu yang halal atau menghalalkan suatu yang haram."
Ustadz muhammad taufiq