Hubungan Mazhab Hanbali dan Zhahiri
Mazhab Hanbali seringkali dikaitkan, bahkan kadang disamakan, dengan Mazhab Zhahiri. Hal ini karena keduanya sama-sama sangat ketat berpegang pada atsar atau dalil tekstual, serta cermat dalam meneliti riwayat dan menggunakan akal secara hati-hati.
Salah satu contoh paling terkenal adalah ketika Ibnu Muflih memasukkan nama Abu Muhammad Ibnu Hazm, tokoh utama Mazhab Zhahiri, ke dalam daftar biografi ulama Mazhab Imam Ahmad (Hanbali).
Alasan Ibnu Muflih cukup jelas, yaitu karena Ibnu Hazm memiliki kecenderungan Hanbali karena penghormatannya yang sangat tinggi terhadap Imam Ahmad.
Selain itu, penerbit kitab Al-Muhalla karya Ibnu Hazm pernah menyebutkan bahwa beberapa manuskrip asli kitab tersebut disimpan dengan label "Fiqih Hanbali," yang semakin memperlihatkan kedekatan antara dua mazhab ini.
Contoh lain, Al-Hafizh Ibnu Thahir Al-Maqdisi, yang dalam kitab Mu'jam Al-Udaba' karya Yaqut Al-Hamawi disebut sebagai sosok yang gemar mencela siapa saja yang berafiliasi dengan Mazhab Syafi'i, karena dirinya seorang Hanbali.
Meski begitu, pendapat yang lebih kuat, Ibnu Thahir sebenarrnya pengikut Mazhab Zhahiri, bukan Hanbali.
Ustadz reza