Jumat, 12 Agustus 2022

TAHDZIR? BIOGRAFI?TIDAK SETIAP AHLUSSUNNAH LAYAK UNTUK TAMPIL BERDAKWAHSyaikh Ibrahim Ar Ruhaily Hafidzahullah berkata menjelaskan

TAHDZIR? BIOGRAFI?
TIDAK SETIAP AHLUSSUNNAH LAYAK UNTUK TAMPIL BERDAKWAH

Syaikh Ibrahim Ar Ruhaily Hafidzahullah berkata menjelaskan :

 "Dalam masalah mentahdzir seorang yang menyimpang,  jangan sampai menyebutkan kebaikannya juga, karena ini adalah maqam tahdzir. 

 Jika engkau  mentahdzir seseorang yang menyimpang namun menyebutkan kebaikan kebaikannya juga, maka itu adalah tindakan yang salah dan tidak ada kemaslahatan ataupun hikmah di dalamnya.

Begitulah yang dicontohkan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam tatkala seorang wanita meminta pendapat Beliau tentang 2 orang sahabat yang meminangnya, Di sana Nabi shallallahu alaihi wa sallam sama sekali tidak menyebutkan kebaikan kedua sahabatnya, padahal mereka memiliki kebaikan yang banyak.

 𝗕𝗲𝗴𝗶𝘁𝘂𝗽𝘂𝗻 𝘁𝗮𝘁𝗸𝗮𝗹𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗽𝗮𝗻𝘁𝗮𝘀 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗿, 𝗯𝗲𝗿𝗱𝗮𝗸𝘄𝗮𝗵 𝗮𝘁𝗮𝘂𝗽𝘂𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗳𝗮𝘁𝘄𝗮, 𝗺𝗮𝗸𝗮 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮, 𝗺𝗲𝘀𝗸𝗶𝗽𝘂𝗻 𝗶𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗮𝗵𝗹𝘂𝘀𝘀𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗮𝗸𝗶𝗱𝗮𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝘂𝗿𝘂𝘀, 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗮𝗵𝗹𝘂𝘀𝘀𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 𝗹𝗮𝘆𝗮𝗸  𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗿 ataupun 𝗯𝗲𝗿𝗳𝗮𝘁𝘄𝗮.

𝗞𝗶𝘁𝗮 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗵𝗱𝘇𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗮𝗴𝗮𝗿 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗮𝘄𝗮𝗺 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗷𝗮𝗵𝗶𝗹 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘁𝗲𝗿𝘁𝗶𝗽𝘂 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮.

Berbeda jika sedang menyebutkan biografi, maka harus adil dalam hal ini, yaitu dengan menyebutkan kebaikan kebaikannya juga.

Ditulis oleh Fajrul Islam Muktamirin secara makna.